Find and Follow Us

Jumat, 24 Januari 2020 | 19:12 WIB

Teknik Dasar Fotografi

Mengenal 3 Elemen Dasar Fotografi (II)

Oleh : Nur Ikhsan Suryakusumah | Sabtu, 30 Juni 2012 | 12:12 WIB
Mengenal 3 Elemen Dasar Fotografi (II)
ist
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Setelah kita membahas tentang ISO, kali ini kita akan bahas elemen kedua dari segitiga fotografi, yakni Aperture.

Definisi aperture adalah ukuran seberapa besar lensa terbuka (bukaan lensa) saat kita mengambil foto. Saat kita memencet tombol shutter, lubang di depan sensor kamera kita akan membuka, maka setting aperture yang menentukan seberapa besar lubang ini terbuka.

Semakin besar lubang terbuka, makin banyak jumlah cahaya yang akan masuk terbaca oleh sensor. Aperture atau bukaan dinyatakan dalam satuan f-stop. Sering kita membaca istilah bukaan/ aperture 5.6, dalam bahasa fotografi yang lebih resmi bisa dinyatakan sebagai f/5.6.

Seperti diungkap di atas, fungsi utama aperture adalah sebagai pengendali seberapa besar lubang di depan sensor terbuka. Semakin kecil angka f-stop berarti semakin besar lubang ini terbuka (dan semakin banyak volume cahaya yang masuk). Serta sebaliknya, semakin besar angka f-stop semakin kecil lubang terbuka.

Jadi dalam kenyataannya, setting aperture f/2.8 berarti bukaan yang jauh lebih besar dibandingkan setting f/22 misalnya (Anda akan sering menemukan istilah 'fully open' jika mendengar obrolan fotografer). Jadi bukaan lebar berarti makin kecil angka f-nya dan bukaan sempit berarti makin besar angka f-nya. [bersambung/mor]

Komentar

x