INILAH.COM, Jakarta Gempa dan letusan gunung api mematikan yang terjadi di Indonesia, terbukti terjadi di sekitar bulan purnama. Termasuk Gempa Aceh pada 26 Desember 2004 juga saat purnama.
Profesor Riset Astronomi Astrofisika, LAPAN Thomas Djamaluddin menyebutkan beberapa data gempa dan gunung meletus terbesar di Indonesia, yang pelepasan energinya tampak dipicu oleh pasang maksimum bulan-matahari.
Gempa Alor pada 12 November 2004 terjadi menjelang bulan baru. Gempa Nabire 26 November 2004 menjelang purnama. Gempa Aceh 26 Desember 2004 saat purnama. Gempa Simeulue 26 Februari 2005 setelah purnama. Gempa Nias 28 Maret 2005 setelah purnama. Gempa Mentawai 10 April 2005 saat bulan baru. Gempa Yogya 27 Mei 2006menjelang bulan baru.
Sementara untuk letusan gunungberapi Tambora yang menelan korban 92.000 orang pada 1012 April 1815 terjadi saat bulan baru.
Krakatau yang menimbulkan korban 36.000 orang pada 26-28 Agustus 1883 terjadi ketika bulan baru.
Kelud yang menewaskan 10.000 orang pada 19 Mei 1919 terjadi saat purnama.
Papandayan dengan korban 3000 orang pada 12 Agustus 1772 terjadi saat purnama.[ito]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !.
Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android
dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
5 Komentar
firman
Jumat, 12 November 2010 | 10:08 WIB
iya..ya...tapi disayangkan sudah terlambatnya pak profesor mengetahui...... knapa ya sbelum jadi profesor lebih dulu tambah blajar ke orang cina..???...disalah satu buku budaya cina ditemukan bacaan bahwa: semua planet yg mengitari mata hari (kadang menjauh dan mendekati bumi) sangat berpengaruh pada tingkat2 emosional manusia....apalagi planet bulan yg lebih dekat kebumi disaat bulan purnama yg sejajar dg mata hari.....INI pd manusia lbh bnyak kecelakaan dimana2...krn darah bnyak naik dikepala...bagi pdagang MAS cina....ini dimanpaatkan beli skala bsar disaat bln prnama dan jual disaat psang susut mrk akan untung walau jual modal knp....???? dikampuang den di minang kabau...mancari manantu nan baiak nan indak...cukup hnya diketahui dr dua klompok kdua org tua mrk......berarti orang2 dulu sdh bacanya tanda2 alam...tapi knp ya PROF baru mengetahui...????? tentang bencana ALAM krna PROF sdh pntar scara akademik yg ditopang prltan canggih..jngan klah sm penemuan kuno bangsa cina temukanlah yg terbaik untk masyarakat rawan bencana ....spy ini bs mrobah dari kuratif ke preventif.
yonnosaputra
Kamis, 11 November 2010 | 08:50 WIB
@sumitro itu supaya ada berita yang menarik saja...
ikhsan
Minggu, 7 November 2010 | 11:11 WIB
saya turut perihatin atas apa yang menimpa negeri kita !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Minggu, 7 November 2010 | 11:09 WIB
Sumitro
Sabtu, 6 November 2010 | 22:41 WIB
Analis asal2an. sebelum purnama, purnama dan setelah purnama itu ya sudah 1 minggu. Plus lagi menjelang bulan baru. total2 30% dari jumlah hari dalam sebulan. Toleransinya gede amat