Sabtu, 30 Agustus 2014 | 07:08 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Seru, Mudik Pakai Chevrolet New Estate
Headline
Chevrolet New Estate saat istirahat di Alas Roban, Jawa Tengah, setelah menyusuri jalur pantura Jawa. - inilah.com/Teguh Rachmanto
Oleh:
Teknologi - Rabu, 8 Oktober 2008 | 09:02 WIB
INILAH.COM, Jakarta Mengiringi gema takbir pada malam Lebaran (1/10), tim INILAH.COM mengajak salah satu andalan PT General Motor Indonesia, New Chevrolet Estate untuk mengarungi jalur pantura Pulau Jawa.
Berbekal Estate LS 1.6 VGIS transmisi matik, kami menjajal jalur mudik paling kondang di Pulau Jawa menjelang tengah malam H+1 Lebaran. Jalur yang diambil adalah jalur konvensional, yaitu tol Cikampek dan menyusuri Subang, Indramayu hingga Cirebon via tol Kanci, dan terus menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Meskipun berangkat tepat pada Lebaran, namun volume pengguna jalur maut di pantai utara Jawa itu lumayan padat, apalagi jika dibandingkan dengan arus mudik pada H-1 Lebaran, yang relatif lengang.
Menilik kinerja dapur pacu E-TEC II 1.598 cc yang disandang New Estate, kami menilai cukup mumpuni, apalagi ditunjang dengan transmisi matik. Melibas jalur mudik paling favorit itu tak perlu terlalu tegang karena harus melaju di tengah padatnya sisa arus mudik. Resepnya tentu transmisi matik milik New Estate yang cukup responsif dan enteng di putaran menengah dan tinggi, sehingga tak ragu untuk berpacu dengan kendaraan para pemudik.
Kondisi yang memanjakan para pengguna jalur pantura saat itu adalah 'hilangnya' kendaraan berat seperti truk di jalur itu selama arus mudik dan balik Lebaran, sehingga banyak pemudik, termasuk INILAH.COM untuk menginjak gas lebih dalam menikmati jalan yang padat tapi lancar itu.
Kami lebih afdol lagi menggeber New Estate setelah kinerja rem yang dilengkapi dengan EBD cukup mumpuni untuk menghentikan laju kendaraan. Ditambah lagi dengan hadirnya fitur 'Hold' pada transmisi matik New Estate ini, yang memudahkan dalam mendahului kendaraan di depannya. Apalagi jika kapasitas tempat duduk terisi penuh, fitur ini cukup membantu berakselerasi.
Belum lagi jok pengemudi New Estate yang cukup ergonomik karena selain sandaran punggung yang bisa diatur sudut kemiringannya, alas duduknya juga dapat diatur tak hanya untuk naik atau turun, tapi juga kemiringannya sehingga badan serasa dipeluk oleh tempat duduk.
Dengan posisi duduk yang pas, plus instrumen atau tombol yang mudah dijangkau, menggapai Surabaya bukanlah pekerjaan berat, dan itu terbukti dari waktu tempuh Jakarta-Lamongan yang mencapai sekitar 13 jam setelah memacu kendaraan dengan kecepatan rata-rata 80 km/jam hingga 100 km/jam. Dan jika ingin melanjutkan perjalanan hingga Surabaya, tambah waktu sekitar 1 jam lagi.
Secara keseluruhan, handling New Estate ini cukup bagus, meskipun dalam melibas tikungan cepat, gejala understeer agak terasa. Yang patut diacungi jempol dari New Estate adalah suspensinya yang lembut namun tak sampai membuat kendaraan berayun, terutama di bagian belakang. Apiknya kinerja suspensi ini membuat penumpang di belakang tidak terlalu merasakan ayunan dan guncangan berlebihan New Estate di atas jalan-jalan bergelombang di kawasan Brebes-Tegal dan Pati-Kudus.
Tetapi ada sedikit gangguan jika memacu kendaraan ini dalam kecepatan tinggi, yaitu masuknya suara gesekan ban dengan jalan ke dalam kabin, terutama jika permukaan aspal tidak halus. Meskipun gangguan suara itu dapat dieliminasi dengan lantunan renyah suara yang keluar dari sistem audio New Estate yang tergolong mantap.
Nah, setelah puas mencicipi jalur pantura dengan jalan yang relatif lengang, tim INILAH.COM kembali ke Jakarta pada Senin (6/10 sekitar pukul 19:00 WIB. Yang membedakan keberangkatan dengan kepulangan tim adalah arus lalu lintas yang lebih padat karena masih ada sisa pemudik yang kembali ke ibu kota.
Berangkat dari Lamongan usai salat Maghrib, tim menggiring pulang New Estate di tengah sesaknya jalan oleh konvoi truk bermuatan sembako yang sempat dilarang beroperasi bertepatan dengan arus mudik dan balik Lebaran.
Padatnya lalu lintas oleh gerombolan kendaraan berat itu sudah dapat ditemui sejak start dari Lamongan hingga Cirebon. Hal itu membuat waktu tempuh yang pada keberangkatan mencapai 12 jam, kini melar menjadi sekitar 15 jam.
Namun, tim lebih tertantang untuk mengeksploitasi Estate melibas medan berat di tengah 'himpitan' truk dan bus. Berkat fitur 'Hold', membuat upaya mendahului konvoi truk dengan cepat menjadi lebih mudah. Pada kondisi itu, New Estate mampu menampilkan performa yang lumayan untuk kendaraan yang hanya berbekal mesin 1.600cc.
Terlebih lagi ditunjang dengan suspensi yang mampu meredam guncangan akibat kondisi jalan yang bumpy, New Estate bahkan seperti tak hirau dan terus melesat meninggalkan kendaraan pemudik lain yang lebih memilih pelan untuk menghindarkan penumpangnya mual akibat guncangan kendaraan.
Jadi secara umum, New Estate salah satu alternatif terbaik sebagai wahana mudik, meski ini lebih pas untuk keluarga kecil karena mobil ini adalah 5 seater, tapi menyediakan ruang bagasi ekstra luas dibandingkan sedan, MPV atau SUV. Untuk konsumsi BBM, lumayan, yaitu 11-12 km untuk satu liter bensin. Pas bukan? [L2]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER