Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 16 Juli 2018 | 08:15 WIB
 

Dubai Kembali Bangun Gedung Tertinggi di Dunia

Oleh : - | Rabu, 10 Januari 2018 | 05:30 WIB
Dubai Kembali Bangun Gedung Tertinggi di Dunia
(emaar.com)

INILAHCOM, Dubai - Predikat gedung tertinggi di dunia, yang selama ini dipegang oleh Burj Khalifa di Dubai, Uni Emirat Arab, dalam kurun sekitar dua tahun ke depan akan tumbang.

Predikat tersebut nantinya akan disandang oleh gedung --yang juga berada di Dubai-- yang selama ini biasa disebut The Tower at The Creek Harbour atau The Creek Harbour Tower.

Dengan ketinggian 928 meter, maka puncak The Creek Harbour Tower akan berada 100 meter lebih tinggi dibandingkan Burj Khalifa.

Mengutip BBC, pengembang The Creek Harbour Tower tak sekadar membangun gedung tertinggi di dunia. Di sekitar menara dibangun sejumlah gedung, menjadikannya menjadi semacam kompleks pencakar langit, yang bisa dihuni oleh tak kurang dari 470 ribu orang. Dibangun pula sejumlah pusat perbelanjaan dan ruang-ruang budaya.

Diharapkan The Creek Harbour Tower selesai dibangun pada 2020 sebelum perhelatan pameran dunia World Expo di Dubai.

The Creek Harbour Tower dirancang oleh arsitek Santiago Calatrava Valls, yang dikenal dengan gayanya yang futuristis seperti terlihat di kompleks sains dan seni rupa di Valencia, Spanyol, dan pusat transportasi di gedung World Trade Centre yang baru di New York.

Valls antara lain membuat kebun-kebun hijau, tempat pengunjung bisa menikmati suasana kota Dubai di atas ketinggian. Dari kebun ini pula pengunjung bisa melihat pemandangan 360 derajat kota Dubai.

Target 20 juta turis per tahun

Emaar --pengembang yang membangun The Creek Harbour Tower-- mengatakan 18 hingga 20 lantai teratas diperuntukkan untuk pertokoan, hotel mewah, dan fasilitas turis lainnya.

Sejumlah pihak mempertanyakan pembangunan gedung tertinggi di dunia dan kompleks pencakar langit di Dunai ini lantaran pasar properti di kota ini sedang lesu. Jadi, siapa yang akan membeli apartemen di kompleks ini?

Direktur Emaar Properties Mohamed Alabbar mengatakan, Dubai tak hanya melayani negara-negara di Timur Tengah yang memiliki populasi nyaris 300 juta orang.

"Tapi juga ada 200 atau 300 juta orang di antara Afrika dan India. Jadi di pasar kami, setidaknya ada setengah miliar orang," ujar Alabbar.

Salah satu prinsip yang dianut para penguasa di Dubai adalah 'bangun saja dulu, pembeli nanti akan datang dengan sendirinya'. Di kota ini terdapat lebih dari 2 juta warga asing.

The Creek Harbour Tower adalah proyek paling ambisius sejauh ini di Dubai.

Berbagai proyek lain juga tengah dibangun dengan tujuan mendatangkan 20 juta wisatawan per tahun mulai 2020, meningkat dari 10 juta per tahun yang dicapai pada 2010 lalu.

Komentar

Embed Widget

x