Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 16 Desember 2017 | 02:34 WIB

Cara NASA Melacak Badai di Laut

Oleh : Ahmad Taufiqqurakhman | Minggu, 19 November 2017 | 12:13 WIB
Cara NASA Melacak Badai di Laut
(YouTube)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Cara yang dipakai NASA untuk melacak badai di laut adalah dengan beberapa bahan yang cukup mendasar. Apa saja?

Para meteorolog NASA menggunakan debu, asap dan partikel garam, untuk melacak pergerakan badai di lautan.

Simulasi badai Atlantik 2017 untuk satelit yang dilakukan oleh NASA memperlihatkan bagaimana para meteorolog di NASA Goddard Space Center menggunakan aerosol seperti garam aut, debut Gurun Sahara dan asap api, untuk memvisualkan bagaimana badai bergerak serta cara melacaknya.

Aerosol secara teknis merujuk pada partikel padat yang ada di udara (juga disebut abu atau partikulat) maupun tetesan cair. Dalam bahasa sehari-hari, aerosol merujuk pada tabung semprot aerosol maupun isi tabung itu.

Istilah aerosol berasal dari kenyataan bahwa bahan yang "melayang" di udara adalah suspensi (campuran di mana partikel padat, cair, maupun gabungan keduanya disuspensikan di cairan).

Untuk membedakan suspensi dari larutan yang sesungguhnya, istilah sol yang semula berkembang berarti meliputi dispersi partikel tipis (sub-mikroscopik) dalam sebuah cairan.

Dengan studi dispersi di udara, istilah aerosol berkembang dan kini mencakupi tetesan padat, partikel padat, dan gabungan keduanya.

Tonton video peragaannya di bawah ini:

Tags

Komentar

 
Embed Widget

x