Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 21 Oktober 2018 | 13:31 WIB

Polisi Penuhi 'Tantangan', Buronan Serahkan Diri

Rabu, 25 Oktober 2017 | 07:07 WIB

Berita Terkait

Polisi Penuhi 'Tantangan', Buronan Serahkan Diri
(Facebook/BBC)

INILAHCOM, Redford - Seorang buronan di AS menyerahkan diri setelah polisi memenuhi tantangan jumlah 'share' yang dilontarkannya di akun Facebook.

Dalam tantangannya, Michael Zaydel, yang lama dicari, berjanji akan menyerahkan diri dan menraktir donat untuk para petugas polisi Kota Redford di negara bagian Michigan, jika sebuah unggahan Facebook kepolisian kota itu dibagikan 1.000 kali oleh para pengguna lain.

Kepolisian Kota Redford ternyata berhasil memenuhi tantangan itu dalam waktu kurang dari satu jam.

Pemuda berumur 21 tahun itu pun menyerahkan diri dan kini menjalani hukuman penjara delapan pekan untuk pidana menyetir dalam keadaan mabuk dan melakukan serangan fisik.

"Kami sangat aktif dengan media sosial di komunitas kami. Dan Zaydel cukup lama mengejek kami di laman medsos kami," kata Jennifer Mansfield, seorang perwira polisi kepada BBC.

"Dia pada dasarnya membuat keributan di media sosial kami, dengan mengancam untuk mengganggu anak-anak terkait permen Halloween mereka, dan mengungkapkan bagaimana kejengkelannya terhadap penegakan hukum," imbuhnya.

Dalam pertukaran pesan di Facebook, Zaydel menggunakan nama samaran Champagne Torino, namun para petugas segera mengetahui bahwa ia adalah Zaydel.

"Dia menantang kami untuk mendapatkan 1000 share untuk posting kami berikutnya. Kami menerima tantangan itu. Dalam kurang dari satu jam posting kami dibagikan 1.000 kali. Para penggunanya dari berbagai penjuru dunia," jelas Mansfield.

Dalam sebuah unggahannya, Zaydel menantang polisi Redford: "Jika posting kalian berikutnya dibagikan sebanyak 1.000 kali, saya akan menyerahkan diri bersama selusin donat. Itu janji saya. Lalu saya akan memungut setiap sampah di sekitar sekolah-sekolah negeri di kota kalian. Kita lihat apakah Kalia bisa memenuhi tantangan ini," Zaydel menantang polisi Redford dalam sebuah unggahan Facebook.

Sedangkan bagi polisi yang tak suka donat, ia menjanjikan untuk membawa bagel.

Kepolisian Redford pun membalas, dengan judul 'Tantangan Diterima.'

Sembari memapar lagi tantangan itu di postingnya, kepolisan menekankan janji Zaydel soal donat. "Donat!!!! Dia menjanjikan kami donat! Anda tahu, betapa sukanya kami pada donat! Bantu kami menjawab tantangan ini dan sekaligus membuat Redford jadi bersih. Mudah sekali: bagikanlah unggahan ini."

Ternyata ungahan tersebut segera dibagikan orang, dan angka 1.000 terlampaui cepat, dalam waktu kurang dari satu jam.

Lalu para petugas kantor polisi Redford menunggu dengan sabar, untuk meyaksikan apakah buronan muda ini memegang kata-katanya.

"Kami menunggu dan menunggu. Lama juga dia tak kunjung tiba. Namun pada Senin malam dia benar-benar muncul dan menyerahkan diri. Dia pun membawa selusin donat dan sepotong bagel buat mitra saya, Sersan Gregg," kata Mansfield.

Menurut Mansfield, kepolisian Redford tak terlalu biasa sebenarnya dalam menggunakan Facebook sebagai cara menangkap pelaku pidana, namun mereka trbuka pada kemungkinan-kemungkinan baru.

"Kami menikmati seluruh interaksi ini, dan masyarakat sepertinya menikmati semua ini. Saya pikir ini merupakan pencapaian yang bagus, karena kami berhasil melakukannya dengan sentuhan humor," tambahnya.

"Jelas kami selalu menghargai mereka yang menghormati perkataan mereka sendiri," ucap Mansfield.

Saat ini, Zaydel menjalani hukuman penjara selama delapan pekan, dan juga harus membayar denda atau menjalani tambahan penjara empat pekan lagi.

Komentar

Embed Widget
x