Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 21 November 2017 | 22:32 WIB

Kaspersky Akan Bangun Pusat Transparansi

Oleh : Ibnu Naufal | Rabu, 25 Oktober 2017 | 05:05 WIB
Kaspersky Akan Bangun Pusat Transparansi
(ist)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Kaspersky Lab akan membangun pusat transparansi di Asia, Eropa, dan AS pada awal 2018 mendatang. Fasilitas yang bernama Global Tranparency Initiative ini adalah komitmen mereka untuk memastikan integritas dan kepercayaan terhadap produk perusahaan tersebut.

Kaspersky bersikeras ingin menunjukkan bahwa misi perusahaan mereka adalah melindungi pelanggan dari ancaman siber. Kepercayaan terhadap layanan mereka bagi Kaspersky sangat penting untuk menjadi dasar kolaborasi yang akan diciptakan.

Program Global Tranparency Initiative yang akan mulai aktif di 2018 ini nantinya akan menggandeng banyak komunitas keamanan informasi independen dan beragam stakeholder untuk memvalidasi dan memverifikasi kelayakan produk, proses, dan bisnis Kaspersky.

Salah satu langkah nyatanya adalah dengan menyediakan source code dari perangkat lunak Kaspersky untuk dilakukan peninjauan dan penilaian secara independen oleh berbagai pihak.

Langkah ini diambil oleh CEO & Chairman Kaspersky, Eugene Kaspersky sebagai jawaban bahwa dugaan yang dilayangkan pihak pemerintah AS ke perusahaannya adalah salah besar.

"Kita perlu membangun kembali kepercayaan dalam hubungan antara perusahaan, pemerintah dan warga negara. Itulah mengapa kami meluncurkan Global Transparency Initiative : kami ingin menunjukkan bahwa kami benar-benar terbuka dan transparan. Kami tidak menyembunyikan apa-apa," ungkap Eugene dalam siaran pers yang diterima INILAHCOM.

Pada tahap awal, program Global Transparency Initiatives akan mencakup 4 poin yakni, pertama adalah impelementasi akses source code bagi pihak independen yang ingin mengecek layanan Kaspersky.

Kedua, dimulainya penilaian independen atas proses dari siklus pengembangan keamanan perusahaan, dan strategi mitigasi risiko perangkat lunak dan rantai pasokan perusahaan pada triwulan 2018.

Poin ketiga adalah pengembangan kontrol tambahan untuk mengatur praktik pengolahan data perusahaan berkoordinasi dengan pihak independen yang dapat membuktikan kepatuhan perusahaan terhadap kontrol tersebut.

Terakhir adalah pembentukan tiga Pusat Transparansi atau Global Transpararency di berbagai belahan dunia. Pusat Transparansi akan berfungsi sebagai fasilitas bagi mitra tepercaya untuk mengakses tinjauan terhadap source code perusahaan, pembaruan perangkat lunak, dan aturan deteksi ancaman, bersama dengan aktivitas lainnya.

Tags

Komentar

 
Embed Widget

x