Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 23 Januari 2018 | 07:00 WIB
 

Bandung ICT Expo & ANJA 2017

ZTE Pamerkan Solusi Inovatif 5G Terdepan

Oleh : - | Minggu, 1 Oktober 2017 | 00:30 WIB
ZTE Pamerkan Solusi Inovatif 5G Terdepan
(ist)

INILAHCOM, Bandung - Penyedia solusi telekomunikasi, enterprise, dan teknologi konsumen untuk internet mobile, ZTE Corporation, kembali ikut menyemarakkan perayaan hari ulang tahun Telkom University yang ke-4.

Perayaan itu dikemas ke dalam acara Bandung ICT Expo & ANJA 2017 dengan tema 'Enhancing Economic Connectivity through Digital Technology for Nation's Competitiveness'. Melalui beragam solusi inovatif yang dipamerkan dalam acara ini, ZTE memantapkan tagline perusahaan sebagai 'Leading 5G Innovations'.

"Sesuai dengan tagline ZTE yang baru yaitu Leading 5G Innovations, saat ini kami mengedepankan inovasi-inovasi solusi dalam tiga fokus utama, yaitu mendorong perkembangan 5G secara global, memungkinkan transformasi digital, dan membangun ekosistem teknologi yang sehat dengan tujuan menciptakan konektivitas tanpa batas dan layanan yang bernilai guna," kata Bai Jie, Marketing Director ZTE Indonesia dalam siaran persnya kepada INILAHCOM.

"Semakin tingginya jumlah masyarakat Indonesia yang menggunakan teknologi dan internet membuat kami yakin bahwa solusi dari kami khususnya Massive MIMO & 5G dapat mendorong perkembangan teknologi telekomunikasi di Indonesia," lanjutnya.

Dalam acara ini, ZTE memamerkan kemampuan dari beberapa teknologi canggihnya, yaitu Massive MIMO & 5G, Network 2020, 5G Flexhaul, Smart Home, dan Big Video.

Untuk teknologi Smart Home, ZTE akan mempresentasikan inovasi-inovasi terbarunya dengan cara yang unik yaitu melalui miniatur rumah yang dilengkapi dengan beberapa solusi dari Smart Home, sehingga para pengunjung dapat melihat gambaran nyata mengenai kegunaan masing-masing perangkat Smart Home dari ZTE.

Tahun lalu, ZTE Indonesia juga mengikuti ajang serupa yaitu Bandung ICT Expo & ANJA 2016. Tapi, pada kesempatan kali ini, ZTE akan lebih menekankan inovasi teknologinya dalam Massive MIMO & 5G yang dirancang untuk mempersiapkan kebutuhan penggunaan teknologi 5G di masa mendatang di Indonesia.

Di ajang Bandung ICT Expo & ANJA 2017 ini, ZTE juga akan menghadirkan Principal Architect CTO Group dari Global Sales and Services Division ZTE Corporation Christopher Mulley untuk menyampaikan presentasinya yang bertajuk 'ZTE ElasticNet Towards and Agile SDN-enabled NFV Architecture' yang merupakan salah satu bagian penting dari teknologi 5G.

Berikut ini solusi-solusi yang dipamerkan oleh ZTE dalam ajang Bandung ICT Expo & anja 2017:

- Massive MIMO

Sejak awal2017, ZTE Indonesia telah berhasil melakukan uji coba lapangan FDD-LTE Massive MIMO pertama di Indonesia bersama dua operator terkemuka. Uji coba ini berhasil mencapai peningkatan throughput data hampir empat kali lipat menjadi 468 Mbps, dibandingkan dengan jaringan MIMO FDD LTE 2x2.

Melalui uji coba ini pula, FDD-LTE Massive MIMO milik ZTE terbukti mampu meningkatkan kinerja jaringan 4G LTE tanpa membutuhkan perubahan pada terminal pengguna.

Secara global, proyek percontohan ZTE Massive MIMO telah banyak dilakukan sejak tahun 2015 dan ZTE bekerja sama dengan lebih dari 20 operator telekomunikasi terkemuka.

ZTE Massive MIMO base station telah mendapatkan penghargaan 'Best Mobile Technology Breakthrough' dan 'Outstanding Overall Mobile Technology - The CTO's Choice 2016' dalam Mobile World Congress (MWC) 2017 di Barcelona pada Februari tahun lalu. Inovasi ini juga mendapat penghargaan 'Best Wireless Broadband Innovation' dalam ajang Broadband World Forum di London, Inggris, pada Oktober 2016.

- Network 2020

Memasuki era 5G, ZTE fokus untuk mengembangkan dan menyiapkan arsitektur inovatif dan solusi total untuk menyongsong transformasi digital, yaitu dengan solusi ZTE ElasticNet Network 2020.

Solusi-solusi ini menggunakan teknologi SDN dan NFV untuk memungkinkan penerapan pada virtual data center, bearer network, wireless core network, dan orchestration.

Solusi ini memiliki tiga keunggulan utama, yakni:

1. Dalam hal infrastruktur aplikasi telekomunikasi, bisa meningkatkan kapabiitas perangkat keras IT untuk mendukung fitur-fitur layanan telekomunikasi dengan reliabilitas lebih dari 99,99% dan sangat kompatibel dengan vendor perangkat IT utama dalam mengintegrasikan cloud dan network.

2. Dalam hal rekonstruksi fungsi jaringan, solusi ini memiliki arsitektur Virtual Core Network berbasis NFV dengan pengalaman komersial yang luas dan platform ICT PaaS yang berbasis Cloud Works sehingga fleksibel dalam hal penyusunan fungsi jaringan dan dalam pengembangan aplikasinya.

3. Dalam hal rekonstruksi operasional, dengan instalasi software dan hardware otomatis satu kunci, orkestrasi layanan otomatis, penjadwalan resource on-demand, kebijakan kontrol berbasis big data, dan pengembangan dan integrasi DevOps yang kontinu bisa mempersingkat time to market dan memberikan pengalaman komersial di multi vendor yang sangat baik.

- 5G Flexhaul

'Internet of Things' dari 5G membawa kinerja jaringan yang revolusioner dengan beragam aplikasi. Arsitektur dan teknologi jaringan transportasi saat ini menghadapi tantangan besar untuk memenuhi persyaratan seperti bandwidth tinggi, latensi rendah, koneksi fleksibel, keandalan tinggi dan fungsi jaringan terbuka berbasis SDN.

ZTE memperkenalkan 5G Flexhaul yang merupakan solusi jaringan end-to-end terbarunya untuk transportasi 5G yaitu ZXCTN 609 ke dalam ajang Bandung ICT Expo & ANJA 2017. Ini disediakan untuk fronthaul, midhaul dan backhaul dengan rangkaian produk yang sama berdasarkan penyebaran on-demand yang fleksibel.

FlexE Tunnel yang inovatif diperkenalkan untuk memperluas FlexE dari teknologi tingkat interface ke teknologi network level untuk membuat latency ultra-rendah dan network slicing menjadi kenyataan.

FlexE Tunnel memperluas kemampuan switching, OAM dan proteksi berdasarkan FlexE, untuk mencapai solusi network slicing end-to-end. Hasil pengujian menunjukkan bahwa isolasi fisik yang ketat dapat diimplementasikan dengan teknologi FlexE Tunnel untuk network slicing, delay Per-Node Forwarding kurang dari 0.5us, dan Protection Switching Time kurang dari 1ms.

Ini menunjukkan kinerja yang lebih baik daripada teknologi Ethernet lainnya, dengan sempurna memenuhi reliabilitas ultra-tinggi dan persyaratan latency rendah dari layanan 5G URLLC

- Smart Home

Pada kesempatan ini, ZTE kembali membawa teknologi Smart Home yang dipamerkan secara lebih menarik dan mudah dipahami, yaitu dengan menggunakan miniatur rumah yang dilengkapi dengan peralatan Smart Home dari ZTE.

Adapun teknologi ZTE Zandra Smarthome Solution, merupakan sebuah platform terbuka yang mudah diintegrasikan dengan layanan pihak ketiga.

Platform ini menjadi penghubung antara Homecare App dengan Smart Gateway yang memiliki beragam opsi untuk kebutuhan user yang berbeda-beda. .

Desain teknologi ZTE pada smart home membawa kombinasi holistik dari monitoring rumah, keamanan rumah, dan kenyamanan rumah di mana semua perangkat dapat dipantau melalui aplikasi di ponsel.

Selain itu, perangkat ZTE Smart Home sangat andal dalam hal sistem, jaringan, hardware dan layanannya.

Sebagai bukti kualitas dan kehandalannya, ZTE telah memenangkan penghargaan dalam kategori 'Best Connected Home Service or Solutions' di BBWFE (Broadband World Forum Eropa) 2015. Dan sampai saat ZTE memiliki lebih dari 100.000 pengguna aktif dari ZTE IP Camera.

- Big Video Best View

Big Video milik ZTE menawarkan pengalaman video terbaik untuk para user, membentuk platform video terbaik untuk para operator, serta menciptakan ekosistem terbuka dengan seluruh rekanan.

Mengedepankan layanan yang cepat, mudah, dapat dikustomisasi secara personal dan stabil, Big Video ZTE memberikan platform video premium yang berperan sebagai mesin untuk transformasi operator.

Solusi Big Video ZTE memberi beberapa keuntungan kepada operator sebagai berikut:

1. Meminimalisir CAPEX. Dengan M-ABR OTT Multicast, solusi berbasis NFV mengurangi investasi hardware, dan JITP+Multi DRM mengurangi player dan biaya license DRM.

2. Mengurangi OPEX.Dengan teknologi cloud DVR menghemat biaya penyimpanan data dan unified storage maintenance menghemat biaya pemeliharaan.

3. Mempersingkat Time to Market. Karena arsitekturnya bersifat modular berbasis cloud dan mudah dikustomisasi serta memudahkan operator dalam monetisasi konten.

Big Video milik ZTE juga sudah diakui pada skala internasional dengan meraih penghargaan 'Video Platform Innovation of The Year' di TelecomAsia 2016 serta 'CCBN Product Innovation Award' di tahun yang sama.


Komentar

 
Embed Widget

x