Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 21 November 2017 | 02:11 WIB

Kampanye Kamera Baru Nikon Dituding 'Seksis'

Oleh : - | Senin, 18 September 2017 | 12:12 WIB
Kampanye Kamera Baru Nikon Dituding 'Seksis'
(ist)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Nikon mengakui kritik yang dilancarkan oleh komunitas fotografer mengenai tidak adanya fotografer perempuan dalam kampanye kamera terbaru mereka.

Pekan lalu, produsen kamera asal Jepang itu mengawali kampanye yang menampilkan 32 fotografer profesional, yang semuanya pria, sebagai duta perusahaan tersebut untuk mempromosikan kamera terbaru mereka, Nikon D850, di Asia.

Ketika ditanya oleh pengguna media sosial mengapa tidak ada perempuan yang dijadikan sebagai duta, Nikon mengatakan bahwa para fotografer perempuan yang diundang ke pertemuan sebelum peluncuran kampanye ini tidak ada yang bisa hadir.

Meski demikian, sebagian fotografer tetap tak puas dengan penjelasan Nikon.

Mengutip BBC, situs berita fotografi Fstoppers termasuk salah satu yang sejak awal mempertanyakan absennya perempuan dalam iklan merek tersebut dan menanyakan, "Apakah Nikon D850 hanya untuk laki-laki?".

Artikel itulah yang memunculkan diskusi di media sosial dan banyak fotografer mencuitkan kritik mereka pada Nikon.

Fotografer perang Lynsey Addario, yang adalah seorang duta Nikon, termasuk salah satu fotografer yang menyampaikan kekecewaannya.

Leah Millis, seorang jurnalis foto untuk San Francisco Chronicle, mencuitkan bahwa 'sedih membayangkan semua perempuan muda/remaja yang tidak melihat diri mereka' di tim Nikon.

Sementara jurnalis foto Kainaz Amaria menyebut insiden ini 'memalukan', dan menanyakan 'apakah tidak ada satu fotografer pun dalam foto bersama itu yang menyadari ada sesuatu yang salah'.

Sedangkan fotografer California Laurie Bailey menyebut kampanye tersebut 'membuat malu' dan menuduh perusahaan pembuat kamera tersebut melakukan 'seksisme yang parah'.

Perusahaan tersebut mengeluarkan pernyataan di Twitter untuk mengakui kritik yang dialamatkan pada mereka dan untuk 'berterima kasih pada komunitas yang mengangkat isu ini dan menantang kami'.

Walau begitu, beberapa orang menilai Nikon gagal untuk menjawab kritik ini dengan layak.

Fotografer potret dan komersil Emilie Iggiotti menantang perusahaan ini untuk mengadakan acara lain dengan menampilkan 'semua perempuan yang sudah dikontak dan tidak bisa hadir', sementara fotografer dan videografer Diego Reynoso mencuit bahwa 'menyedihkan untuk mendengar alasan semacam ini'.

Melissa Bender, seorang jurnalis foto lepas, membalas ke Nikon dan mengatakan bahwa surat mereka 'gagal melihat bahaya yang ditimbulkan di sini dan tidak menunjukkan keinginan untuk berdialog dengan lebih bermakna'.

Komentar

 
x