Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 24 November 2017 | 19:50 WIB

Honda Akan Stop Penjualan Mobil Diesel di Eropa

Oleh : - | Sabtu, 9 September 2017 | 14:14 WIB
Honda Akan Stop Penjualan Mobil Diesel di Eropa
(motorwriter.com)
facebook twitter

INILAHCOM, Tokyo - Honda Motor Co Ltd akan menghentikan produksi dan penjualan kendaraan mereka yang bermesin diesel di Eropa, guna mempercepat peralihan ke kendaraan listrik dan ramah lingkungan lainnya secara global.

Menurut Nikkei Asia, hal itersebut dipicu peraturan di Eropa yang semakin ketat sehingga Honda membatalkan rencana peluncuran CR-V diesel terbaru tahun depan di kawasan tersebut, dan hanya akan menawarkan varian mesin bensin dan hybrid.

Honda merancang CR-V untuk pasar Eropa di Inggris. Varian berbahan bakar diesel menghasilkan tenaga yang signifikan. Tahun lalu, 36.000 unit CR-V diesel telah diproduksi atau setara dengan seperlima dari semua kendaraan keluaran Eropa termasuk model-model lain.

Honda berencana memiliki lini kendaraan listrik, baik hybrid mapun listrik sepenuhnya, yang rencananya dapat menyumbang dua pertiga penjualan di Eropa pada 2025.

Raksasa otomotif Jepang itu berupaya mencapai proporsi yang sama untuk penjualan global pada 2030. Saat ini, kendaraan listrik baru mencapai 5 persen dari penjualan secara keseluruhan.

Sejauh ini, Honda belum akan sepenuhnya menyerah dengan kendaraan diesel di Eropa, di mana mereka masih mempertahankan sedan Civic diesel. Mereka juga masih menjual lima varian kendaraan diesel di India.

Sementara itu, Subaru telah menghentikan pengembangan dua mobil diesel, termasuk SUV Legacy Outback yang dijual di Eropa dan Australia. Langkah ini akan berlaku dengan model yang keluar sekitar tahun fiskal 2020.

Mitsubishi Motors juga dilaporkan akan menunda peluncuran Eclipse Cross versi diesel yang sebelumnya dijadwalkan pada musim gugur.

Jaguar Land Rover pun menyebut bahwa mereka hanya akan memproduksi kendaraan listrik pada 2020.

Porsche juga cenderung mengurangi penawaran mobil diesel. Mereka melewatkan versi diesel Cayenne yang meluncur pada Agustus.

Adapun Volvo Car akan mulai beralih ke kendaraan bermesin listrik mulai 2019.

Meningkatnya biaya pengembangan mobil di tengah peraturan lingkungan yang semakin ketat serta berkurangnya popularitas kendaraan diesel setelah skandal emisi Volkswagen, telah mendorong terjadinya pergeseran, terutama bagi produsen mobil dengan sumber daya terbatas.

Komentar

 
x