Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 19 Oktober 2017 | 17:51 WIB

Hal-hal yang Baru Bikin Nonton iflix Makin Seru

Oleh : Ibnu Naufal | Minggu, 20 Agustus 2017 | 21:21 WIB
Hal-hal yang Baru Bikin Nonton iflix Makin Seru
(ist)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Layanan streaming video on demand iflix mengumumkan sejumlah fitur baru seperti Saluran, Tambah, dan Ikuti menghadirkan pengalaman pengguna yang dapat dipersonalisasi lebih dalam dan cara intuitif untuk menemukan konten baru, dengan peningkatan tambahan pada kecepatan dan kinerja iflix.

Fitur Saluran menggabungkan yang terbaik dari Pay TV tradisional dengan keuntungan dari layanan Video on Demand tradisional. Dari kerja sama dengan sejumlah studio dan penyedia saluran tradisional, iflix telah menciptakan saluran on demand untuk dinikmati oleh para pengguna, yang menampilkan banyak studio dan brand hiburan terbaik serta genre favorit secara dinamis, menarik, dan mudah dinavigasi, tersedia untuk pertama kalinya dalam layanan digital non-linear.

Dengan personalisasi, kini pengguna dapat memilih Saluran kesukaan mereka dan menerima rekomendasi yang dioptimalkan berdasarkan preferensi dan riwayat nonton, serta menambah (TAMBAH) acara TV, film, dan Saluran ke beranda iflix mereka.

Mesin personalisasi ciptaan iflix berbasis pada algoritma yang dirancang secara internal dengan mempertimbangkan nuansa budaya lokal di setiap pasar berkembang dan diuji dengan ketat selama periode 6 bulan.

Hasilnya adalah pengalaman yang unik dan sepenuhnya dipersonalisasi untuk setiap pengguna, memungkinkan mereka untuk menampilkan lebih banyak konten sesuai dengan minat mereka dari katalog iflix yang beragam dari ribuan acara TV dan film lokal, regional, internasional, dan masih banyak lagi.

Fitur Ikuti juga akan memudahkan pengguna untuk mengikuti daftar nonton yang dikurasi oleh ratusan idola kesukaan mereka para selebritas dan influencer populer, untuk menemukan tayangan baru seiring mengetahui tayangan yang disukai oleh para idola, baik yang telah atau sedang ditonton.

Mark Britt, Co-Founder dan Group CEO iflix, berkomentar, "Hari ini merupakan pencapaian yang luar biasa bagi iflix. Evolusi ini mulai mengaburkan perbedaan antara video on demand tradisional dan Pay TV tradisional. Kami sangat gembira dapat bekerja sama dengan brand hiburan terkemuka di dunia untuk menciptakan saluran on demand baru yang menarik. Ini bukanlah saluran yang kita semua kenal."

"Kini kita berada di masa keemasan TV bagi para penonton, dengan ribuan acara TV dan film berkualitas tersedia semudah sentuhan jarimu. Namun bagi pengguna individu, menelusuri katalog program yang sangat luas dan menemukan apa yang mereka cari menjadi lebih menantang. Kini fitur personalisasi baru kami membantu menyelesaikan dilema tersebut dengan memberikan rekomendasi yang secara khusus dikurasi untuk setiap pengguna lokal di masing-masing wilayah bisnis kami."

Sejak meluncurkan layanannya di bulan Mei 2015, iflix dengan cepat meraih posisi kepemimpinan yang jelas di pasar berkembang, menetapkan standar baru untuk menghadirkan layanan streaming hiburan kelas dunia, yang fokus pada pengalaman pengguna lokal. Selama 12 bulan terakhir, layanan iflix telah melihat pertumbuhan yang luar biasa di semua segmen bisnis ini.

Kini tersedia untuk lebih dari 1 miliar pengguna di 20 negara di seluruh Asia, Timur Tengah, dan Afrika Utara, iflix akan menghadirkan layanan revolusionernya di Afrika Sub-Sahara dalam beberapa minggu mendatang.

Menawarkan pengguna katalog iflix yang beragam dari acara TV dan film terdepan di Hollywood, Asia, dan Timur Tengah, termasuk banyak tayangan perdana eksklusif dan program peraih penghargaan, setiap pengguna dapat mengakses layanan iflix dengan menggunakan hingga 5 perangkat sekaligus, meliputi smartphone, laptop, tablet, dan TV, untuk ditonton di mana pun, kapan pun.

Kini iflix tersedia di Malaysia, Filipina, Thailand, Indonesia, Sri Lanka, Brunei Darussalam, Maladewa, Pakistan, Vietnam, Myanmar, Saudi Arabia, Jordan, Iraq, Kuwait, Bahrain, Lebanon, Egypt, Sudan, Kamboja, dan Nigeria.

Tags

Komentar

 
x