Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 19 November 2017 | 06:44 WIB

Perempuan Iran Peraih 'Nobel Matematika' Meninggal

Oleh : - | Senin, 17 Juli 2017 | 03:03 WIB
Perempuan Iran Peraih 'Nobel Matematika' Meninggal
(wired.com)
facebook twitter

INILAHCOM, California - Maryam Mirzakhani, perempuan pertama yang meraih penghargaan tertinggi dalam bidang matematika Fields Medal, meninggal dunia di AS dalam usia 40 tahun.

Profesor di Stanford University, California, AS ini dilaporkan menderita kanker payudara yang telah menyerang tulangnya.

Dijuluki sebagai 'Nobel Matematika', Fields Medal hanya diberikan setiap empat tahun kepada antara dua dan empat ahli matematika yang berusia di bawah 40 tahun.

Penghargaan itu diberikan secara khusus kepada Mirzakhani pada 2014 untuk keahliannya di bidang geometri dan sistem dinamika yang kompleks.

Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan kematian Mirzakhani merupakan 'kesedihan yang luar biasa', demikian laporan media pemerintah Iran seperti dikutip BBC.
.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif mengatakan bahwa meninggalnya Mirzakhani menyebabkan kesedihan bagi semua orang Iran.

"Lampu telah kami padamkan hari ini. Hatiku sangatlah hancur... " tulis ilmuwan Iran, Firouz Naderi, dalam akun Instagram-nya.

Dia kemudian menambahkan dalam akun Instagramnya: "Dia jenius? Ya, memang. Tapi mendiang juga seorang perempuan, seorang ibu dan seorang istri."

Mirzakhani dan suaminya, ilmuwan Ceko Jan Vondrak, memiliki satu anak perempuan.

Beberapa pengguna media sosial mengkritik otoritas Iran karena tidak menggunakan foto terbaru Mirzakhani yang tidak menggunakan kerudung atau penutup kepala.

Media resmi Iran menggunakan foto-foto lama mendiang yang memperlihatkan Mirzakhani menggunakan penutup kepala.

Pimpinan Stanford University, Marc Tessier-Lavigne menggambarkan Mirzakhani sebagai 'ahli matematika yang jenius dan juga rendah hati yang bersedia menerima penghargaan hanya dengan harapan dapat mendorong orang lain untuk mengikuti jalannya'.

"Maryam (Mirzakhani) pergi terlalu cepat tapi dampaknya akan terus berlanjut bagi ribuan perempuan yang terinspirasi dirinya dalam mendalami matematika dan sains," katanya.

Mengakhiri penantian panjang

Lahir pada tahun 1977, Profesor Mirzakhani dibesarkan di Iran setelah revolusi. Dia telah meraih dua medali emas di Olimpiade Matematika Internasional ketika masih remaja.

Mirzakhani meraih gelar Doktor di Harvard University, AS, pada 2004, dan kemudian bekerja di Princeton University sebelum mendapatkan jabatan profesor di Stanford University pada 2008.

Raihannya atas Field Medal tiga tahun lalu, mengakhiri penantian panjang kaum perempuan untuk mendapatkan penghargaan tersebut, yang pertama kali diberikan pada 1936.

Mirzakhani juga orang Iran pertama yang menerima penghargaan tersebut.

Fields Medal dianggap seperti Hadiah Nobel bagi matematika, yang dianugerahkan oleh sebuah komite dari Persatuan Ahli Matematika Internasional (IMU).

Penghargaan yang disertai hadiah uang tunai 15.000 dolar Kanada atau sekitar Rp158 juta ini dipelopori oleh ahli matematika asal Kanada, John Fields.

Komentar

 
x