Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 17 Oktober 2017 | 10:54 WIB

Marak Konten Porno, Ini Tanggapan LINE Indonesia

Oleh : Ibnu Naufal | Kamis, 13 Juli 2017 | 07:30 WIB
Marak Konten Porno, Ini Tanggapan LINE Indonesia
PR Director LINE Indonesia Dhyoti R. Basuki - (ist)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - PR Director LINE Indonesia Dhyoti R. Basuki menanggapi isu adanya akun bertemakan vulgar yang membuat resah pengguna.

"Untuk pengguna akun LINE@, kami melakukan pemantauan secara aktif, pemantauan pada kata-kata kunci pada unggahan publik, seperti misalnya pada timeline, dan juga pemantauan secara reaktif, " tuturnya melalui pesan elektronik yang diterima INILAHCOM.

Dia menjelaskan, LINE selama ini selalu berpegang pada aturan pemerintah lokal mengenai konten media sosial yang berbau seksual atau pornografi akan ditangguhkan atau dihapus.

Karena itu, pihaknya pun sangat menghargai seluruh masukan dari para pengguna maupun pihak-pihak lain terkait dengan produk dan fitur yang ditayangkan pada aplikasi asal Jepang itu.

Ia pun menuturkan LINE sebenarnya sudah memiliki filter berupa tagar untuk mengenali akun-akun nakal yang bermunculan , namun pemilik akun kembali membuat akun baru dengan muatan yang sama.

Lebih lanjut Ia menyarankan bagi para pengguna yang masih menemukan akun seperti itu bisa memblokirnya langsung melalui tombol Report yang pada menu 'V' di bagian kanan atas artikel atau melapor ke contact.line.me agar akun tersebut bisa ditangguhkan.

"Untuk itu pemantauan rutin dari pengguna maupun KomInfo sangatlah dihargai. Kami berharap para pengguna dapat secara aktif membantu dalam melaporkan akun-akun yang telah melanggar norma kepada pihak LINE." pungkas Dhyoti.

Seperti diketahui, baru-baru ini para pengguna LINE diresahkan dengan akun-akun bermuatan pornografi.

Akun tersebut rata-rata memperlihatkan gambar dan video cukup vulgar. Sontak, kehadiran akun tersebut itu membuat banyak pengguna khususnya orangtua khawatir.

LINE saat ini menjadi salah satu aplikasi terpopuler di Indonesia hal tersebut terlhat dari jumlah penggunanya yang lebih dari 90 juta warganet Indonesia yang di dominasi pengguna remaja.

Tags

 
Embed Widget

x