Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 24 November 2017 | 01:45 WIB

Drone Bantu Narapidana Kabur dari Penjara

Oleh : - | Selasa, 11 Juli 2017 | 08:00 WIB
Drone Bantu Narapidana Kabur dari Penjara
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Columbia - Penggunaan drone cukup sering dimanfaatkan untuk berbagai hal negatif. Salah satu yang terbaru adalah membantu penjahat kabur dari penjara. Seperti apa ceritanya?

Sebuah penjara di South Carolina, AS, yang dikenal dengan penjagaan super ketat, harus kecolongan karena ada narapidana yang kabur berkat bantuan dari drone.

Seorang napi kasus penculikan, Jimmy Causey, melakukan cara baru dalam pelariannya dari penjara tersebut dengan memotong kawat pagar. Sekilas ini terkesan sangat sederhana, namun secara kronologis cara dia melarikan diri seperti dalam film-film Hollywod.

Berdasarkan hasil penyelidikan pihak berwenang, Causey kabur dengan bantuan sebuah drone yang 'mengirimkan' alat pemotong kawat ke dalam penjara.

Diketahui penjara ini memiliki pagar kawat tinggi dan hamparan lapang sejauh 45,72 meter antara tembok luar penjara dan blok sel. Sehingga tidak mungkin seseorang dari luar penjara melempar alat pemotong kawat untuk masuk ke dalam penjara.

"Kami meyakini sebuah drone telah digunakan untuk terbang dan membawakan alat yang memungkinkannya untuk melarikan diri," ujar Bryan Stirling, South Carolina Corrections Director, seperti dilansir Mashable.

Aksi kabur dari penjara ini bukan yang pertama kalinya dilakukan oleh Causey. Sebelumnya, pria yang divonis penjara seumur hidup itu juga pernah melarikan diri dari penjara pada 2005. Namun, tak lama kemudian ia berhasil ditangkap kembali.

Diduga, drone tersebut dioperasikan melalui komunikasi smartphone yang berhasil diselundupkan kepada Causey. Drone ini diduga membawa alat pemotong yang dipakai untuk memotong pagar kawat. Sebelumnya, Causey menempatkan sebuah boneka di tempat tidurnya untuk mengelabui penjaga.

Seorang mantan penegak hukum AS, Kevin Tamez yang tertarik meneliti kaburnya Causey dari penjara di South Carolina juga menyebut hal yang sama, yakni sang napi kabur dengan bantuan drone. Dia mendesak kepolisian setempat untuk mencari pesawat tanpa awak itu yang mungkin jatuh di sesuatu tempat.

Tamez mengungkapkan bahwa tak mudah bagi penjaga penjara untuk mengawasi drone selain dengan menambah personilnya untuk mengawal pagar penjara. Di AS, drone kerap disalahgunakan untuk keperluan penyelundupan barang-barang ilegal.

Malangnya, usaha Causey melarikan diri yang kedua kalinya ini juga bernasib serupa. Dia berhasil ditangkap di sebuah tempat yang berjarak sekitar 1.900 kilometer dari penjara dengan barang bukti berupa pistol, empat ponsel, dan tumpukan uang tunai.

Komentar

 
x