Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 11 Desember 2017 | 16:34 WIB

Ikan Lizard, Monster Ganas Penghuni Laut Dalam

Oleh : - | Selasa, 4 Juli 2017 | 03:30 WIB
Ikan Lizard, Monster Ganas Penghuni Laut Dalam
(National Geographic)
facebook twitter

INILAHCOM, Melbourne - Laut dalam menjadi rumah bagi beragam spesies yang menakjubkan, salah satunya adalah Bathysaurus ferox atau kerap disebut ikan lizard, predator berpenampilan seperti monster yang belum banyak terungkap.

Mengutip National Geographic, para peneliti dari Museums Victoria dan Commonwealth Scientific and Industrial Research Organization (CSIRO) menemukan spesimen ikan lizard dalam ekspedisi mereka di perairan dalam wilayah Australia.

Ikan lizard dewasa bisa mencapai panjang lebih dari 70 cm, dengan bentuk tubuh ramping dan silinder. Tak seperti kebanyakan ikan, tempurung kepala hewan ini rata seperti kepala kadal.

Ikan ini memiliki mata hijau besar menonjol yang berguna untuk mendeteksi mangsa di kegelapan laut dalam. Pupil besar pada mata membantu mereka mendeteksi sumber cahaya sisa maupun bioluminescent dari mangsanya.

Mulutnya yang besar dipenuhi dengan beberapa rangkaian gigi seruncing jarum yang siap menusuk dan menjebak mangsa.

"Teror paling mengerikan dari ikan lizard adalah mulut besar dan gigi berengsel yang dimilikinya. Jadi sekalinya mangsa terperangkap di dalam rahangnya, maka tak ada jalan untuk melarikan diri. Semakin berusaha melepaskan diri, semakin jauh mangsa itu masuk ke dalam mulutnya," ujar Asher Flatt, salah satu peneliti dalam ekspedisi ini.

Berburu di kedalaman antara 1.000-2.500 meter, Bathysaurus ferox alias ikan lizard merupakan salah satu predator puncak yang hidup di laut dalam.

Menjadi predator yang dominan di laut dalam bukanlah hal mudah, sebab makanan yang tersedia sangat sedikit. Mereka tak akan ragu memangsa hewan apa pun yang mereka temui, termasuk sesama jenisnya.

Saat berburu, ikan lizard akan berdiam di dasar laut dengan kepala dan tubuh depan terangkat, menanti mangsa dengan sabar. Saat mangsa telah berada dalam jangkauan, mereka akan menyergapnya dengan kecepatan tinggi dengan memanfaatkan mulutnya yang seperti jebakan.

Dibandingkan makanan, menemukan pasangan merupakan hal yang lebih sulit bagi ikan lizard. Kondisi tersebut mendorong spesies ini berevolusi menjadi hermafrodit.

"Mereka memiliki organ reproduksi jantan dan betina sekaligus, jadi jika ada Bathysaurus ferox lain yanig lewat, dia bisa jadi pasangan yang tepat," tambah Flatt.

Selain ikan lizard, dalam ekspedisi ini para peneliti juga menemukan beragam spesies laut dalam lain, seperti kepiting batu berduri runcing yang berwarna merah cerah, coffinfish, belut laut dalam, dan lain sebagainya.

Komentar

 
Embed Widget

x