Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 26 September 2017 | 14:12 WIB

Pencopet Dompet Digital Masih 'Bebas' di Indonesia

Oleh : Ibnu Naufal | Kamis, 18 Mei 2017 | 10:30 WIB
Pencopet Dompet Digital Masih 'Bebas' di Indonesia
Kepala Bidang Riset dan Pengembangan Kemenkopolhukam Kun Arief Cahyantoro - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Seiring meningkatnya pertumbuhan pengguna smartphone membuat tren digital mulai memasyarakat kebiasaan dan mengadaptasi hingga model pembayaran.

Kebiasaan masyarakat modern yang sudah mulai beralih ke sistem online ini memungkinkan konsumen di Indonesia untuk melakukan pembelian melalui perangkat mobile mereka secara lebih mudah namun nyatanya keamanan dari layanan ini masih disebutkan rentan dimanipulasi.

Hal tersebut dituturkan Kepala Bidang Riset dan Pengembangan Kemenkopolhukam Kun Arief Cahyantoro. Ia mengungkapkan bahwa adopsi dompet dan pembayaran digital melalui mobile masih muda diretas dan dimanipulasi.

"Kami menerima laporan atas manipulasi data para pengguna e-money,ada yang jual sekian lalu dijual hanya 50 ribu. Saya tidak bisa menyebutkan oknumnya yang terpenting dari laporan ini adalah buktinya ada orang-orang yang tidak bertanggung jawab dengan mudahnya memanipulasi data pengguna," jelasnya, saat ditemui INILAHCOM disela-sela peluncuran Priceza di Jakarta baru-baru ini.

Lebih lanjut, ia pun mengharapkan pihak terkait seperti OJK bergerak cepat untuk membuat aturan resmi untuk perlindungan konsumen demi mengamankan uang digital di banyak layanan e-commerce.

Dengan tanpa aturan dan sistem keamanan, pengguna memiliki risiko. Dalam artian tak ada yang mewadahi perlindungan konsumen ketika terjadi masalah dan para pelaku pun masih bisa bebas.

"Perlunya payung hukum yang kuat pihak terkait bila perusahaan non keuangan berbisnis mobile payment guna meningkatkan keamanan penggunanya," tegas Kun. [ikh]

 
Embed Widget

x