Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 24 November 2017 | 12:23 WIB

Penyelamatan Diri Dramatis dari Banjir Lumpur

Oleh : - | Sabtu, 25 Maret 2017 | 20:40 WIB
Penyelamatan Diri Dramatis dari Banjir Lumpur
(YouTube)
facebook twitter

INILAHCOM, Lima - Di tengah banjir lumpur dan puing-puing yang berputar-putar mengikuti pusaran air, Evangelina Chamorro Diaz berhasil muncul ke permukaan hanya dengan beberapa luka ringan.

Rekaman video dramatis yang diambil oleh penduduk setempat bernama Christian Jesus Hidalgo Medina itu menampilkan penyelamatan diri luar biasa dari Diaz.

Ketika itu, Medina sedang merekam banjir berlumpur yang mengalir melalui Punta Hermosa di dekat Lima, Ibu Kota Peru. Tiba-tiba, Diaz muncul secara mengejutkan entah dari mana.

Mengutip National Geographic, pada awalnya video itu menampilkan sapi yang tengah berjuang mengangkat kaki-kakinya dan bergerak keluar dari lumpur lengket menuju tempat aman.

Kemudian, tayangan beralih ke papan-papan kayu dan peti kemas yang hanyut terseret air bah. Peti kemas, yang dapat menghancurkan segala sesuatu yang menghalangi jalannya, secara tidak langsung menyelamatkan nyawa Diaz.

Saat peti kemas itu tersangkut di bawah jembatan, arus dan pusaran air melambat, sehingga memberi kesempatan bagi Diaz untuk meraih papan besar dan menarik dirinya ke permukaan.

"Dia tampak sedikit terguncang, tetapi kondisinya baik-baik saja dan akan pulih karena ia benar-benar pejuang dan syukurlah tidak ada luka serius," kata Menteri Kesehatan Peru, Patricia Garcia kepada the Guardian.

Diaz mengungkapkan kepada RPP Radio Peru, saat peristiwa terjadi, ia dan suaminya sedang memberi makan babi-babi peliharaan mereka ketika tiba-tiba terseret tanah longsor. Dalam upaya menyelamatkan diri, keduanya memanjat pohon, namun kembali terhempas ke lumpur dan saling terpisah ketika pohon itu akhirnya tumbang.

Diaz dan keluarganya sangat beruntung karena bisa selamat. Menurut laporan Associated Press, bencana itu telah menewaskan 62 orang dan menghancurkan 12.000 rumah.

Banyaknya jalan dan jembatan yang rusak parah, membuat proses evakuasi semakin sulit dilakukan. Tim tanggap darurat setempat harus menggunakan helikopter untuk menyelamatkan korban selamat di lokasi yang aksesnya terblokir.

Komentar

 
x