Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 26 September 2017 | 23:12 WIB

SpaceX Siap Terbangkan 2 Turis ke Sekitar Bulan

Oleh : - | Rabu, 1 Maret 2017 | 06:33 WIB
SpaceX Siap Terbangkan 2 Turis ke Sekitar Bulan
(nbcnews.com)
facebook twitter

INILAHCOM, Hawthorne - Perusahaan manufaktur aerospace dan layanan transportasi ke luar angkasa SpaceX mengumumkan bahwa sudah ada dua orang yang membayar ongkos untuk berwisata antariksa terbang ke sekitar Bulan.

CEO SpaceX Elon Musk mengatakan bahwa kedua wisatawan itu 'telah membayar uang muka yang cukup' untuk bisa ikut misi yang direncanakan bakal berlangsung di akhir 2018 mendatang.

"Misi ini memberikan kesempatan bagi manusia untuk kembali ke luar angkasa sejauh itu untuk pertama kalinya dalam 45 tahun," kata Musk seperti dilansir BBC.

Dua calon turis antariksa itu akan terbang dalam sebuah pesawat ruang angkasa yang akan terlebih dahulu menjalani uji penerbangan pertama tanpa awak akhir tahun ini.

Musk mengatakan, kedua penumpang itu akan terbang lebih cepat dan lebih jauh ke dalam tata surya dibanding siapa pun sebelum mereka. Namun, ia menolak untuk mengungkapkan identitas mereka, dan hanya mengatakan bahwa mereka kenal satu sama lain dan 'tidak ada yang berasal dari kalangan Hollywood'.

"Seperti para astronot Apollo sebelum mereka, orang-orang ini akan melakukan perjalanan ke luar angkasa membawa harapan dan impian umat manusia, didorong oleh semangat universal manusia untuk bereksplorasi," ucap Musk.

Ia mengatakan tes kesehatan dan pelatihan akan dilakukan tahun ini, dan perusahaan akan melakukan 'segala yang bisa dilakukan untuk meminimalkan' risiko.

Menurut Musk, para penumpang pertama itu 'memasuki (petualangan) ini dengan mata terbuka, dan mengetahui bahwa ada sejumlah risiko di sini'.

"Mereka tentu tidak naif, dan kami akan melakukan segalanya untuk meminimalkan risiko itu, tapi itu bukan nol risiko," ujarnya.

Pesawat wisata antariksa itu akan melakukan penerbangan yang melingkari Bulan, namun tak akan mendarat di Bulan, melainkan akan meneruskan penerbangan lebih jauh.

Musk menyebut proyek milik SpaceX ini dimungkinkan berkat kerja sama dengan badan antariksa AS, NASA.

"Jika NASA memutuskan untuk menjadi yang pertama untuk mengambil bagian dalam misi terbang lintas bulan ini, maka mereka akan diprioritaskan," kata Musk.

Sekedar informasi, AS belum mengirim lagi astronot ke Bulan sejak awal 1970-an.

 
Embed Widget

x