Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 26 Maret 2017 | 16:16 WIB
Hide Ads

Honda Rayakan Produksi 1 Juta Mobil di Indonesia

Oleh : - | Senin, 27 Februari 2017 | 18:22 WIB
Honda Rayakan Produksi 1 Juta Mobil di Indonesia
(dok. HPM)
facebook twitter

INILAHCOM, Karawang - PT Honda Prospect Motor (HPM) merayakan pencapaian 1 juta unit produksi mobil mereka di Indonesia. Jumlah ini diperoleh HPM setelah pabrik Honda di Karawang, Jawa Barat, beroperasi selama 14 tahun sejak Februari 2003.

Executive Vice President Honda Motor Co., Seiji Kuraishi mengatakan bahwa sebagai negara dengan pangsa pasar tertinggi dan penjualan tertinggi keempat untuk Honda di seluruh dunia, Indonesia mempunyai potensi besar saat ini.

"Perluasan bisnis Honda di Indonesia merupakan perwujudan komitmen Honda untuk memenuhi permintaan konsumen di Indonesia, sekaligus memaksimalkan potensi sumber daya lokal. Hal ini sesuai dengan arahan Honda untuk menjadi perusahaan yang keberadaannya selalu diinginkan oleh masyarakat lokal," ujar Kuraishi di pabrik Honda di Karawang Industri Mitrakarawang, Karawang, Jawa Barat, Senin (27/2/2017).

Sementara itu, Presiden Direktur HPM Tomoki Uchida menyebut bahwa hari ini menjadi tonggak bersejarah bagi bisnis Honda di Indonesia karena produksi mobilnya mencapai 1 juta unit.

"Pencapaian produksi yang ke 1 juta unit ini menunjukkan tingginya penerimaan konsumen terhadap mobil Honda, sekaligus komitmen dari Honda Motor untuk pengembangan bisnis di Indonesia," kata Uchida.

Adapun unit ke-1 juta yang diproduksi di pabrik HPM adalah sebuah Honda Mobilio RS berwarna Phoenix Orange Pearl Two-Tone.

Memulai produksi pada Februari 2003 silam, pabrik pertama dibangun di atas lahan seluas 512.500 m2 dan luas bangunan 80.324 m2.

Memiliki kapasitas produksi hingga 50 ribu unit/tahun, investasi yang digelontorkan agen pemegang merek mobil Honda di Indonesia itu mencapai Rp700 miliar.

Pada 2012, HPM kembali mendirikan pabrik kedua dengan total luas bangunan 145.760 m2. Investasi untuk pabrik tersebut mencapai Rp3,1 triliun. Diresmikan pada Januari 2014, kapasitas produksinya mencapai 200 ribu unit/tahun.

Perluasan dan pengembangan area pabrik terus dilakukan dalam rangka memenuhi permintaan akan produk Honda di Indonesia yang semakin meningkat dari tahun ke tahun.

Saat pabrik pertama HPM mulai beroperasi pada 2003, penjualan Honda di Indonesia saat itu tercatat sebanyak 21.650 unit. Namun pada akhir 2016 lalu, penjualan Honda di Indonesia telah meningkat jauh hingga mencapai 199.364 unit dengan pangsa pasar 19%.

Saat ini, pabrik HPM memproduksi model-model favorit yaitu Honda Mobilio, Honda BR-V, Honda HR-V, Honda Jazz, Honda Brio Satya, Honda Brio RS, dan Honda CR-V.

Investasi Honda dalam penambahan fasilitas produksi di pabrik HPM terus berlanjut dengan dibukanya Pabrik Stamping yang mulai beroperasi pada Mei 2016.

Dengan total investasi sebesar Rp194 miliar, pabrik yang memproduksi panel samping, atap, lantai dan sebagainya, didukung sistem canggih seperti automatic continuous process dan sistem robotik.

Fasilitas ini mempunyai kapasitas produksi hingga 2 juta lembar per tahun untuk memenuhi kebutuhan domestik dan ekspor.

Selain Pabrik Stamping, HPM juga telah memulai operasi Pabrik Crank Shaft yang baru pada September 2016. Dengan total investasi mencapai Rp228 miliar, fasilitas ini menerapkan teknologi canggih dan mesin presisi tinggi yang ramah lingkungan dan memiliki kapasitas produksi hingga 240.000 unit/tahun.

Pabrik Crank Shaft HPM sekaligus memenuhi peraturan pemerintah untuk produsen mobil LCGC dan komitmen Honda untuk memproduksi lebih banyak komponen lokal dan mengoptimalkan sumber daya lokal. Saat ini, produk-produk Honda yang diproduksi di pabrik HPM telah memiliki kandungan lokal hingga maksimal 87%.

Kegiatan produksi yang dioperasikan di pabrik Honda di Karawang ini, tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan pasar domestik saja, tetapi juga telah meningkatkan aktivitas ekspor komponen ke berbagai negara.

Sepanjang 2016, jumlah ekspor HPM meningkat secara signikan, mencapai lebih dari 7.700 kontainer dibanding dengan tahun sebelumnya yang tecatat sekitar 5.600 kontainer.

Tak hanya dari kuantitas, Honda juga meningkatkan nilai ekspor menjadi lebih dari Rp2,2 triliun pada 2016 dari tahun sebelumnya sebesar Rp1,8 triliun. Di tahun ini, Honda kembali meningkatkan kuantitas ekspor menjadi hampir 10.000 kontainer dengan nilai lebih dari Rp2,5 triliun.

Jumlah negara tujuan ekspor HPM juga meningkat dari tahun ke tahun. Saat ini, HPM melakukan eksport komponen hingga ke 12 negara, yaitu Thailand, Malaysia, Pakistan, Turki, Filipina, Vietnam, Taiwan, Jepang, Meksiko, Brasil, India serta Argentina.

Dengan peningkatan volume produksi pada pabrik Honda, tentunya menciptakan lapangan kerja yang lebih luas bagi masyarakat di Indonesia. Saat ini Honda memiliki sekitar 7.900 karyawan yang aktif bekerja di pabrik.

Pabrik PT HPM terletak di Kawasan Industri Mitrakarawang (KIM), Desa Parungmulya, Karawang, Jawa Barat. Pabrik ini juga mempunyai berbagai fasilitas pendukung seperti Road Test Facility, Engine Plant, Car Pool serta Engine Bench Test Facility.

Selain memproduksi mobil, pabrik HPM juga telah mengekspor berbagai komponen mobil, seperti Engine parts (Cylinder Head, Cylinder Block) dan Body Parts (Hood Comp, Panel RR Inside, R/L Inside, Skin Hood, Frame Hood).

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.

Embed Widget

x