Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 28 Agustus 2016 | 21:01 WIB
Hide Ads

Microsoft Resmi Beli Game Minecraft Rp30 Triliun

Oleh : Ikhsan suryakusumah | Selasa, 16 September 2014 | 10:10 WIB
Microsoft Resmi Beli Game Minecraft Rp30 Triliun
(CNET)
facebook twitter

INILAHCOM, Washington - Microsoft resmi mengakuisisi Mojang, perusahaan Swedia pengembang game populer Minecraft, dengan nilai 2,5 miliar dolar AS atau sekitar Rp30 triliun.

Kesepakatan ini diumumkan oleh Phil Spencer, kepala Xbox, yang merupakan divisi game milik Microsoft. Spencer menyatakan bahwa Mojang menjadi developer potensial bagi Microsoft, apalagi mengingat popularitas Minecraft sebagai salah satu game yang paling sering dimainkan di Xbox Live.

Menurutnya, Microsoft melihat Minecraft sebagai waralaba game yang akan menjadi 'senjata' untuk memperkaya raksasa teknologi asal AS itu di masa yang akan datang.

Di saat berbagai game besutan developer raksasa berbondong-bondong mengejar kualitas visual serealistis mungkin, Mojang justru menciptakan sebuah game yang benar-benar unik, terutama di sisi gameplay.

Dunia terbuka, aktivitas yang adiktif, dan kebebasan untuk berkreasi seoptimal mungkin akhirnya melambungkan nama Minecraft, dan menjadikannya sebagai game sejuta umat lintas platform.

Kini Minecraft merupakan salah satu game tersukses di dunia dengan lebih dari 50 juta copy terjual di seluruh dunia, baik itu untuk PC, Xbox 360, PlayStation 3, maupun platform mobile. Permainan ini pun sudah hadir untuk konsol PlayStation 4 dan Xbox One pekan lalu.

"Minecraft lebih daripada sekadar waralaba game yang hebat. Ini juga merupakan platform dunia terbuka, yang didorong oleh komunitas yang hidup yang sangat kita hargai, dan kaya dengan peluang-peluang baru untuk momunitas tersebut dan juga untuk Microsoft," kata Satya Nadella, CEO Microsoft, seperti dikutip CNET.

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.

Embed Widget

x