Rabu, 17 September 2014 | 10:28 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Puing dari Pesawat Luar Angkasa Rusia Ditemukan
Headline
(Foto: theverge.com)
Oleh: Wahyu Perdana Putera
Teknologi - Minggu, 14 April 2013 | 15:35 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Washington - Dari sejumlah foto yang diambil dari Mars Reconnaissance Orbiter milik NASA terlihat petunjuk baru tentang pesawat luar angkasa Uni Soviet yang hilang puluhan tahun yang lalu.

Sebelum pecah menjadi beberapa negara, Uni Soviet (sekarang Rusia) pernah meluncurkan misi pesawat luar angkasa tanpa awak bernama Mars 3 yang sukses mendarat di planet Mars pada 1971.

Namun secara misterius pesawat itu tiba-tiba kehilangan kontak dengan badan luar angkasa Uni Soviet, pada saat itu dan hilang jejaknya begitu saja sampai sekarang.

Dalam pernyataan resmi, NASA memberi kredit tersendiri pada sekelompok penggemar amatir dari program luar angkasa Rusia dengan menemukan apa yang kemungkinan besar adalah sisa-sisa dari Mars 3.

Mereka adalah komunitas online yang didedikasikan untuk robot rover penjelajah planet Mars milik NASA, Curiosity.

Pemimpin komunitas tersebut, Vitali Egorov memimpin misi dalam upaya untuk menemukan Mars 3 dengan menggunakan citra yang dikumpulkan oleh Mars Reconnaissance Orbiter, dan puing tersebut terlihat dari kamera High Resolution Imaging Science Experiment (HiRISE).

Dari penemuan tersebut, kecocokan akhirnya ditemukan dalam foto lima tahun lalu yang mungkin memiliki bukti dari parasut pesawat, pelindung panas, terminal retrorocket, dan alat pendarat.

Bahkan para ahli mengatakan puing tersebut memiliki kemiripan luar biasa dengan sejumlah komponen yang ada di Mars 3. Meskipun semuanya tetap memerlukan penelitian lebih lanjut.

"Analisis lanjutan terhadap data tersebut dapat lebih memahami bentuk tiga dimensi untuk membantu mengkonfirmasi interpretasi ini," ujar prinsipal kamera HiRISE, Alfred McEwen seperti dinukil dari TheVerge.

"Saya ingin menarik perhatian orang-orang dengan kenyataan bahwa eksplorasi Mars saat ini tersedia hampir untuk setiap orang," timpal Egorov.

"Pada saat yang sama kami mampu menghubungkannya dengan sejarah negara kami, yang diingatkan setelah bertahun-tahun dari foto-foto yang didapat Mars Reconnaissance Orbiter milik NASA ini," ujarnya. [ikh]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER