Rabu, 23 April 2014 | 23:55 WIB
Follow Us: Facebook twitter
14 Fakta Tentang Asteroid 2012 DA14
Headline
nasa.gov
Oleh: Ikhsan S. Nathabradja
Teknologi - Kamis, 7 Februari 2013 | 06:01 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Washington - Asteroid bernama 2012 DA14 diperkirakan akan melintasi Bumi hingga titik terdekat pada pertengahan Februari 2013. Seperti apakah asteroid 2012 DA14 itu?

Sebuah asteroid berukuran sekitar 45 meter yang dinamai 2012 DA14, diperkirakan akan melintas sangat dekat dengan Bumi pada 15 Februari 2013 dan bisa disaksikan oleh pengamat antariksa di Indonesia pada Sabtu dinihari, 16 Februari 2013.

Berikut 14 fakta tentang asteroid 2012 DA14 seperti dikutip dari situs resmi Badan Antariksa Amerika Serikat NASA:

1. Asteroid 2012 DA14 adalah obyek dekat Bumi dengan diameter sekitar 45 meter dan masa sekitar 130.000 metrik ton.

2. Asteroid 2012 DA14 ditemukan oleh La Sagra Sky Survey yang dioperasikan oleh Astronomical Observatory of Mallorca di Spanyol pada 23 Februari 2012. Jarak asteroid ini sekitar 4,3 juta kilometer saat dideteksi.

4. Pelintasan asteroid 2012 DA14 tahun 2013 sampai sekarang merupakan perlintasan asteroid yang terdekat dengan Bumi dalam beberapa dekade. Perlintasan asteroid dekat dengan Bumi lagi akan terjadi pada 16 Februari 2046, saat asteroid melintas tidak lebih dekat dari sejuta kilometer dari pusat Bumi.

5. Asteroid 2012 DA 14 melakukan perjalanan dengan kecepatan sekitar 28.100 kilometer per jam dan akan mencapai titik terdekat dengan Bumi pada 15 Februari 2013 atau 16 Februari 2013 sekitar pukul 02.26 WIB.

6. Saat mendekati Bumi, asteroid akan melintas di atas bagian timur Samudera Hindia, selepas Sumatera, mendekati posisi -6 derajat Lintang Selatan dan 97,5 derajat Bujur Timur.

7. Asteroid 2012 DA14 hanya akan mencapai jarak 27.700 kilometer di atas permukaan Bumi pada 15 Februari 2013. Jarak itu berada di luar atmosfer Bumi, tapi di dalam sabuk orbit satelit, yang berada sekitar 35.800 kilometer di atas permukaan Bumi. Jarak terdekat lintasan asteroid itu hanya 1/10 dari jarak Bumi dan bulan.

8. Saat melintasi Bumi, asteroid 2012 DA14 akan terlalu redup untuk dilihat dengan mata telanjang. Asteroid itu bisa dilihat menggunakan teropong atau teleskop. Asteroid akan bisa dilihat dari beberapa bagian di Eropa, Afrika dan Asia, itu pun tergantung kondisi cuaca lokal. Asteroid itu akan terlihat bergerak relatif cepat melintasi langit dari selatan ke utara.

9. Asteroid 2012 DA14 akan berada dalam sistem Bumi/bulan selama 33 jam.

10. Pelintasan asteroid DA14 tidak akan mempengaruhi Bumi. Karena orbitnya dia tidak ada peluang tabrakan dengan Bumi.Tapi kalau ada asteroid lain berukuran sebesar 2012 DA14, asteroid itu bisa mengeluarkan sekitar 2,5 megaton energi ke atmosfer dan menyebabkan kerusakan.

Kondisi semacam itu terjadi tahun 1908 di Tuguska, Siberia, saat sebuah asteroid berukuran sekitar 30-40 meter meratakan hutan seluar 1.200 kilometer persegi di sekitar Sungai Podkamennaya Tunguska yang sekarang Krasnoyarsk Krai, Russia.

11. Karena lintasannya, tak akan ada peluang asteroid 2012 DA14 melewati bayangan Bumi.

12. Peluang asteroid 2012 DA14 akan mempengaruhi satelit atau pesawat ruang angkasa sangat kecil karena asteroid mendekat dari bawah Bumi, melintas di antara konstelasi satelit luar di geosynchronous orbit (35.800 kilometer) dan konsentrasi satelit yang jauh lebih dekat dengan Bumi. Hampir tidak ada satelit yang mengorbit di jalur yang akan dilewati asteroid.

13. Ilmuwan percaya ada sekitar 500.000 asteroid dekat Bumi yang ukurannya hampir sama dengan asteroid 2012 DA14 dan dari jumlah itu, kurang dari satu persen yang sudah ditemukan.

14. Ilmuwan di Near-Earth Object Program Office NASA di Pasadena, California, memperkirakan asteroid seukuran 2012 DA14 melintas sedekat ini rata-rata setiap 40 tahun dan perlintasan semacam itu bisa mempengaruhi Bumi, tapi hanya sekali setiap 1.200 tahun.

Sementara itu Deputi Sains, Pengkajian dan Informasi Kedirgantaraan Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional (Lapan) Prof Dr Thomas Djamaluddin mengatakan bahwa para pengamat antariksa di Indonesia dapat mendeteksi asteroid itu menggunakan teleskop bila cuaca cerah pada Sabtu dini hari 16 Februari 2013 sekitar pukul 02.26 WIB.

Saat nanti diamati pada 16 Februari 2013, menurut Thomas, astreoid 2012 DA14 akan tampak seperti bintang redup yang melintas relatif cepat dari arah langit Barat Daya menuju Timur Laut dari Bumi.

Perlintasan asteroid tersebut tidak akan berdampak apapun pada Bumi, juga tidak akan mengganggu kerja satelit-satelit di Bumi di orbit. Tetapi 97 tahun lagi atau tepatnya 16 Februari 2110 asteroid itu diperkirakan akan menabrak Bumi, kata Thomas. [mor]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER