Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 31 Januari 2015 | 15:30 WIB
Hide Ads

Kompetisi Mobil Balap Asia di Jepang

Selain ITB, UGM Juga Turut Wakili Indonesia

Oleh : Nur Ikhsan Suryakusumah | Selasa, 28 Agustus 2012 | 18:08 WIB
Selain ITB, UGM Juga Turut Wakili Indonesia
inilahjabar.com

INILAH.COM, Yogyakarta - Selain Tim Mushika Formula dari Institut Teknologi Bandung, Tim Formula Bimasakti Universitas Gadjah Mada Yogyakarta juga turut mewakili Indonesia dalam kompetisi mobil balap tingkat mahasiswa se-Asia Formula Society of Automotive Engineers International (SAE) di Jepang pada 3-7 September 2012.

"Kami bangga atas terpilihnya Tim Formula Bimasakti Universitas Gadjah Mada (UGM) mewakili Indonesia pada kompetisi mobil formula tingkat internasional tersebut," kata Rektor UGM Pratikno di Yogyakarta, seperti dikutip dari Antara.

Menurut dia pada pelepasan Tim Formula Bimasakti UGM, suatu kebanggaan bagi UGM dapat mewakili Indonesia dalam kompetisi mobil formula tingkat internasional yang diikuti 76 tim dari berbagai negara.

"Kami berharap Tim Formula Bimasakti UGM dapat meraih yang terbaik dalam kompetisi tersebut sehingga mampu mengharumkan nama UGM pada khususnya dan Indonesia pada umumnya," katanya.

Ketua Tim Formula Bimasakti UGM Akmal Irfan Majid mengatakan tim telah lolos skrining dokumen, sehingga berhak maju ke kompetisi Formula Society of Automotive Engineer (FSAE) 2012 di Ogasayama Sport Park, Shizuka World Cup Stadium, Aino City, Jepang.

"Kompetisi itu mengujikan kemampuan rancang bangun, adu kecepatan dan ketahanan, serta kemampuan mempresentasikan produk kepada pengguna mengenai kendaraan jenis formula tingkatan mahasiswa," katanya.

Menurut Akmal, tim yang dipimpinnya akan berusaha maksimal dalam setiap kategori lomba, meskipun baru pertama kali mengikuti kompetisi tersebut. Beberapa masalah teknis yang ada sudah diatasi, dan siap berkompetisi di tingkat internasional.

Dalam kompetisi balap formula tingkat internasional tersebut, kata dia, ada beberapa hal yang dinilai, yakni 'static event' dan 'dynamic event'.

'Static event' meliputi technical inspection yang ketat seperti kesesuaian regulasi, uji pengereman, uji batas suara, uji kemiringan dan kebocoran cairan, dan berat kendaraan. Semua itu sebagai syarat keamanan untuk masuk ke tahap 'dynamic event'.

"Tahap itu mempertandingkan uji kecepatan mobil, uji kemampuan `conering` dalam lintasan angka delapan, uji kemampuan dalam melewati satu putaran lurus dan slalom, uji ketahanan dalam 22 putaran, dan konsumsi bahan bakar minyak (BBM)," ujanya. [mor]

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

43261

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.