Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 22 September 2017 | 15:26 WIB

Pendiri WikiLeaks Terancam Hukuman Mati di AS

Oleh : Nur Ikhsan Suryakusumah | Rabu, 1 Agustus 2012 | 20:20 WIB
Pendiri WikiLeaks Terancam Hukuman Mati di AS
Julian Assange - nydailynews
facebook twitter

INILAH.COM, London - Julian Assange terancam hukuman mati oleh pengadilan Washington, AS. Saat ini pendiri WikiLeaks itu tengah berada di Kedutaan Ekuador di London untuk mencari suaka.

WikiLeaks merupakan situs yang dianggap kontroversial karena telah membocorkan ribuan surat elektronik rahasia negara, termasuk AS. Kini pemerintah AS tengah berupaya keras melakukan ekstradisi pria asal Australia ini untuk dapat diadili di Washington.

Seperti dilansir oleh TG Daily, Assange mulai bersembunyi di Kedutaan Besar Ekuador di London sejak 19 Juni 2012 dalam rangka terhindar dari ekstradisi ke Swedia. Assange khawatir jika ia di ektradisi ke Swedia, dapat menyebabkan dia dipindah penahanannya ke AS.

Meskipun dianggap membocorkan rahasia negara, namun Assange malah dijerat kasus tuduhan pelecehan seksual. Assange telah menyangkal tuduhan pelecehan seksual yang ditujukan padanya tersebut.

Pengacara Julian Assange di AS, Michael Ratner mengatakan bahwa ia yakin bahwa pengadilan Washington diam-diam telah menjatuhkan dakwaan pada Julian Assange dengan ancaman hukuman mati.

Kekhawatiran ekstradisi Assange ke AS ini membuat Christine Assange, sang ibunda, merasa khawatir dan segera bertemu dengan menteri luar negeri Ekuador.

"Sebagai seorang ibu, saya takut apa yang akan terjadi pada anak saya andai ia diekstradisi ke AS, di mana ia mungkin dieksekusi atau mungkin disiksa di penjara serta tidak akan menghadapi sidang seperti yang kita telah melihat dengan Bradley Manning," ujar Christine Assange kepada wartawan.

Sementara itu, Menlu Ekuador Ricardo Patino mengatakan, negaranya saat ini masih melakukan analisa mendalam atas permintaan suaka Assange dan diharapkan segera memberi keputusan. [mor]

 
x