Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 29 Agustus 2015 | 16:20 WIB
Hide Ads

YouTube Didesak Pengguna Pasang Fitur Baru?

Oleh : Ahmad Taufiqqurakhman | Senin, 16 Juli 2012 | 13:39 WIB
YouTube Didesak Pengguna Pasang Fitur Baru?
mashable.com

INILAH.COM, California - YouTube nampaknya sedang didesak para penggunanya untuk memasang fitur baru, karena 770 ribu penggunanya telah menuntut sesuatu.

Sekitar 770 ribu pengguna YouTube mendesak agar situs itu memiliki fitur converter video ke mp3. Demikian seperti dikutip dari Mashable.

Philip Matesanz, seorang pelajar asal Jerman yang mempelajari ilmu komputer, percaya bahwa seharusnya mudah di YouTube mengkonversi video ke format mp3 yang bisa diunduh.

Situs milik Matesanz, youtube-mp3.org, mampu mengkonversi video di YouTube menjadi file mp3 yang bisa diunduh. Situs itu mampu menggaet lebih dari satu juta pengunjung harian.

Pihak Google tidak setuju dengan situs tersebut. Bulan lalu, dilaporkan mereka mengirimkan surat protes ke Matesanz, mengklaim bahwa situs itu telah melanggar kebijakan YouTube.

Menghadapi ancaman Google tersebut, Matesanz meminta para pengguna situs beserta pendukungnya untuk menandatangani petisi online.

Petisi itu mendapat dukungan dari 770 ribu dukungan dari seluruh dunia, hanya dalam waktu dua pekan saja.

Surat protes dari Google pun mengklaim bahwa situs youtube-mp3.org telah melanggar Application Programming Interface (API) dari YouTube. Namun, Matesanz membantah bahwa situsnya tidak menggunakan API milik YouTube.

Sementara Google dan YouTube menghasilkan uang dari periklanan, bersama dengan konten yang di-stream langsung dari YouTube. Uang itu hilang jika pengguna mengkonversi video tersebut menjadi mp3.

Sementara ratusan ribu pengguna menginginkan agar mereka bisa mengakses konten audio YouTube dalam bentuk mp3, sebuah layanan yang tidak disediakan oleh Google dan YouTube. [ikh]

Berita Terkait Lainnya

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.