INILAH.COM, California - Twitter membantah pernyataan bahwa situs mikrobloging itu diserang peretas, tadi malam. Twitter meluruskan, rusaknyasalah satu komponen infrastruktur jaringan mereka karena bug menyebabkan Twitter sempat down hampir satu jam.
"Kejadian ini bukan dikarenakan serangan peretas, event Euro 2012, atau hal lainnya yang telah dispekulasikan," jelas Vice President of Engineering Twitter, Mazen Rawashdeh, di postingan blog.
Sebelumnya ada sekelompok peretas bernama UGNazi dengan akun @UG mengklaim telah melakukan serangan tersebut dengan menggunakan metode Distributed Denial of Service (DDos), terkait isu dukungan Twitter untuk pakta Cyber Intelligence Sharing and Protection Act.
Sementara dari pihak Twitter pun menyatakan bahwa bug telah merusak salah satu komponen infrastruktur jaringan mereka. Demikian seperti dikutip dari Mashable.
"Saat ini kami sedang melakukan penelitian terhadap penyebab kejadian ini, agar ke depannya tidak terjadi lagi," tulis Rawasdeh. [ikh]