Jumat, 25 April 2014 | 01:42 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Perangkat Mobile Jadi Strategi Baru Militer AS
Headline
ist
Oleh: Billy A Banggawan
Teknologi - Kamis, 21 Juni 2012 | 11:57 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta – Militer AS baru saja mengungkap strategi baru untuk menjaga keamanan dan ketahanan uji, yakni menggunakan ponsel pintar dan perangkat mobile lain.

Kepala Informasi Pentagon, Teri Takai mengatakan bahwa pemanfaatan teknologi ponsel pintar dan teknologi perangkat mobile lainnya dapat meningkatkan berbagai informasi, kolaborasi dan efisiensi di seluruh layanan di Pentagon.

Menurutnya, strategi berbasis teknologi ini akan mengambil keuntungan dari teknologi yang ada, kemampuan untuk menggunakan atau membangun aplikasi kustom, sehingga tenaga kerja semakin nyaman menggunakan ponsel pintar dan perangkat lain.

“Strategi ini bukan hanya soal mendukung teknologi terbaru, ini soal menjaga tenaga kerja Kemenhan relevan dalam era ketika informasi dan dunia maya memainkan peran penting dalam keberhasilan misi,” jelasnya.

Strategi baru militer AS ini bertujuan menekan potensi penuh ponsel pintar dan perangkat mobile lain, sehingga dapat mengkoordinasikan lebih baik berbagai program percontohan dan inisiatif lain yang sudah berjalan di Kementerian Pertahanan dan berbagai layanan militer.

Rincian yang mengatur hal ini masih terus dirumuskan hingga mendapat hasil akhir. Kebijakan yang ada, kemudian menjadi dasar pertempuran besar Research in Motion (RIM), yang membuat perangkat BlackBerry yang paling umum digunakan Pentagon, ketimbang pesaingnya seperti dari Apple dan Google.

Pensiunan jenderal Angkatan Darat AS dan wakil presiden produsen peralatan komunikasi Harris CorpDennis Moran menyambut baik strategi baru ini dan mengaku akan membantu menjelaskan pendekatan militer AS ini untuk perangkat mobile.

“Orang telah menyerukan hal ini selama bertahun-tahun. Ini seperti mengakui bahwa dunia bergerak ke arah mobilitas dan Kemenhan harus bergerak ke arah yang sama,” kata Moran yang pernah bekerja di Badan Komunikasi Gedung Putih itu.

Militer AS telah menggunakan lebih dari 250 ribu perangkat BlackBerry dari RIM dan telah mulai merintis penggunaan beberapa ribu perangkat buatan Apple atau didukung software Google Android.

Kebanyakan perangkat komersial tak memiliki tingkat protokol akses keamanan, dan fitur keamanan lain yang dibutuhkan militer AS.Disinilah BlackBerry RIM unggul, karena telah lama menjadi perangkat standar, di mana keamanan merupakan kunci.

Sayangnya, dominasi perangkat ini terkikis beberapa tahun terakhir,seiring makin populernya perangkat konsumen seperti iPhone yang memiliki kredensial keamanan dengan dukungan software pihak ketiga. Kendati demikian, Pentagon tetap menjadi pelanggan terbesar RIM.

Sementara itu, salah satu penyedia software pihak ketiga Fixmo Inc mensinyalir, baru-baru ini Pentagon mengutarakan dukungannya untuk perangkat Android pertama, yakni Dell Streak yang menjalankan versi keras dari Android dengan Fixmo dan Good Technology Inc yang memberi kepastian keamanannya.

Menghadapi ancaman terhadap dominasinya, RIM awal tahun ini meluncurkan produk Mobile Fusion yang bisa mengelola perangkat saingan serta produk BlackBerry. Perusahaan asal Kanada ini berencana memperluas keamanan serupa BlackBerry untuk alat-alat tersebut di akhir tahun ini. [ast]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER