INILAH.COM, London – Facebook meminta 900 juta pengguna aktif menyerahkan nomor ponselnya. Langkah ini diambil jejaring sosial ini setelah LinkedIn dan eHarmony kebocoran password.
Jutaan pengguna Facebook mengaku sudah melihat tautan di bagian atas laman utama jejaring sosial itu yang meminta pengguna mengikuti ‘tips keamanan sederhana’.
Pengguna yang mengklik tautan itu akan diarahkan ke laman keamanan situs tempat mereka memilih password unik dan diberitahu cara menemukan tipuan online.
Kemudian, para pengguna ini diminta memberikan nomor ponsel untuk pemulihan akun secara aman.
Menurut Facebook, ini dilakukan dengan tujuan saat akun pengguna diserang peretas, maka mereka bisa langsung melakukan pengubahan password secara otomatis.
Seperti dikutip DailyMail, dengan memiliki nomor ponsel si pengguna, Facebook bisa langsung menghapus password lama dan mengirimkan passwordbaru via SMS.