Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 18 Oktober 2017 | 08:44 WIB

Indonesia Bersiap Menjadi Negara Digital

Oleh : Billy A. Banggawan | Minggu, 1 April 2012 | 01:38 WIB
Indonesia Bersiap Menjadi Negara Digital
IST
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Pemerintah berencana menyiapkan Indonesia sebagai negara digital melalui National Broadband Plan. Ini akan menjadi tema International Communication Conference & Expo (ICC).

Melalui jaringan broadband nasional ini,diharapkan Indonesia miliki konektivitas memadai untuk seluruh wilayah Indonesia serta mempercepat terciptanya ekonomi berbasis pengetahuan, meningkatkan produktivitas serta daya saing nasional dalam ekonomi global.

Persiapan menjelang rencana Indonesia menjadi negara digital menjadi satu tema penting dalam konferensi gelaran Asosiasi Telekomunikasi Selular Indonesia (ATSI) bersama Dyandra Promosindo di kegiatan tahunan The 9th Indonesia Celluar Show (ICS) dan The 2nd ICC.

ICC 2012 akan berlangsung pada 6-7 Juni 2012 di Jakarta Convention Center(JCC). Kali ini, ICC menitikberatkan pada konferensi bertema The Application of National Broadband Network in Corporation to Develop Indonesias Economic Growth.

Konferensi ini akan membahas manfaat jaringan broadband nasional dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia serta persiapan Indonesia menjadi negara digital.

"Konferensi dua hari ini layak menjadi agenda penting pelaku bisnis ICT Indonesia. Akan dibahas mendalam manfaat aplikasi broadband di berbagai bidang secara komprehensif, "ujar Trade Fair Division ManagerDyandra PromosindoAmita Muharani.

Pakar telekomunikasi yang akan hadir termasuk Dr. Muhammad Budi Setiawan, M. Eng (Dirjen Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika), Drs. Syukri Batubara, MH (Ketua Umum BRTI), Sarwoto Atmosutarno (Direktur UtamaPT Telkomsel, Tbk), Ericsson Indonesia, Wu Tianjun (Director of Transport Industry Solution Huawei Tech Investment), Rama Agung (Director of Customer Solution & Sales Support Alcatel Lucent), Harith Menon (Head of Marketing and Corporate Affairs Asia Pacific Region Nokia Siemens Networks), Drs. Gatot Fatwanto Hertono, M.Sc., Ph.D. (Head of Learning Program Universitas Indonesia) dan Prof. Dr. Ricardius Eko Indrajit (Ketua Umum APTIKOM).

Selain itu,hadir pula dr. Endang Rahayu Sedyaningsih, MPH, Dr. PH (Menteri Kesehatan RI), Achirina (Director Strategy, Business Development & Risk Management - PT Garuda Indonesia, Tbk.), Marcellus Ardiwianata (Deputy Director of Strategic Business Development PT First Media, Tbk.), Sulistyo Wimbo Hardjito (Director of Commerce PT Kereta Api Indonesia), Hasan Widjaja (Direktur Operasional Eka Hospital), Arnold Sebastian Egg (Founder & Director Tokobagus.com), Andrew Pratomo Budianto (Co-founder Agate Studio) serta Arnold Sebastian Egg (Founder & Director Tokobagus.com).

Biaya mengikuti konferensi ini Rp2 juta untuk perorangan, Rp1,8 juta untuk grup (minimal tiga orang dari satu perusahaan/instansi). Untuk para guru/dosen sebesar Rp1,3 juta perorang dan khusus pelajar/mahasiswa hanya Rp 1juta perorang.

"Untuk pendaftaran sebelum 31 Maret 2012 akan berlaku biaya early bird yakni Rp1,5 juta/orang dan Rp 1,3 juta/orang untuk grup dengan minimal 3 orang dari satu perusahaan/instansi," tutup Amita. [mor]

Komentar

 
Embed Widget

x