INILAH.COM, Paris - Para ilmuwan menyatakan bahwa 'jam biologis' dalam tubuh manusia terkait dengan serangan jantung. Seperti apa?
Para ilmuwan mengatakan bahwa mereka telah menemukan bukti mengenai bagaimana jam biologis dalam tubuh terkait serangan jantung yang fatal.
Ventricular Arrhythmia atau detakan jantung yang tak normal, yang sering terjadi setelah bangun pagi dan jam-jam sore, terkait dengan angka kematian yang tinggi. Demikian seperti dikutip dari ST.
Dilaporkan dalam jurnal Nature, para peneliti di Amerika Serikat mengatakan bahwa mereka telah menemukan molekul pertama yang terkait dengan pola ritme circadian beserta resikonya.
Bukti dari penelitian tersebut mengarah pada tingkat protein yang bernama Klf15. Penelitian sebelumnya telah menemukan bahwa Klf15 merupakan sebuah pengendali circadian, yang ditakutkan kadarnya kurang pada beberapa pasien penyakit gagal jantung. [mor]