INILAH.COM, California - Apple mendapat serangan berupa petisi 250 ribu tanda tangan, terkait kasus kesejahteraan buruh di pabrik suplier mereka di China.
Seperti yang dikutip dari Mashable, kelompok-kelompok persatuan buruh menghantarkan 250 ribu tanda tangan ke Apple Store di enam kota di seluruh dunia, sebagai protes atas kesejahteraan buruh dan kondisi lingkungan kerja di China.
Pabrik suplier terbesar Apple di China, Foxconn, paling banyak mendapat tuduhan karena lingkungan kerjanya yang buruk bagi para pekerjanya.
"Sangat menyedihkan untuk mendengarkan kisah seperti buruh loncat dari gedung dan terus menggunakan tangannya hingga tak mampu lagi," ujar William Winters, sang pencetus situs petisi Change.org.
Sampai saat ini, petisi tersebut telah dikirimkan ke Apple Store, San Francisco. Sementara sisanya akan akan dikirimkan Apple Store di kota lainnya di AS, Inggris, Australia, dan India. [mor]