INILAH.COM, Jakarta - Axiata Group Berhad (Axiata)bekerjasama Badminton Asia Confederation (BAC) dan Total Sports Asia (TSA) menggelar Axiata Cup yang akan menjadi turnamen terbesar di dunia.
Turnamen berhadiah total US$1 juta (Rp8,9 miliar) ini akan menampilkan delapan tim dari enam negara peserta selama periode empat pekan, mulai 23 Maret di Kuala Lumpur, Malaysia dan Jakarta, Indonesia. Final akan diselenggarakan pada 13 April di negara asal tim pemenang.
Negara yang berpartisipasi adalah Malaysia, Indonesia, Thailand, Singapura, Vietnam dan Filipina. Acara ini nantinya juga akan menampilkan format permainan unik untuk pertama kalinya dalam sejarah BAC, pertandingan home/away.
“Turnamen ini diharapkan bisa menarik pelanggan kami di seluruh negara dan sponsor utama global untuk membantu mengembangkan brand Axiata,” kata Presiden & Group Chief Executive Officer Axiata GroupDato' Sri Jamaludin Ibrahim.
Sekretaris Jenderal BAC Surasak Songvarakulpan menjelaskan, salah satu tujuan menggelar turnamen ini adalah menumbuhkan bulutangkis di Asia. Acara ini bertujuan membuat pertandingan bulutangkis berbeda dari yang pernah ada selama ini.
Axiata Cup akan menampilkan pertandingan yang berlangsung maksimal 3 jam, bukan 6-10 jam seperti pertandingan biasa.Selain format home/away yang unik, untuk pertama kalinya, tiap tim diperbolehkan mewakilkan dua negara (pemain tunggal atau ganda) untuk memperkuat tim mereka. [mor]