INILAH.COM, Jakarta – Tahun lalu, bencana alam yang melanda Jepang tak hanya mengoyak manusia, pembangkit tenaga nuklir pun terkoyak. Serupa Chernobyl, burung-burung di Jepang juga berjatuhan.
Para peneliti ini sedang menghitung populasi burung di 300 lokasi di prefektur Fukushima atau sekitar 25-50 kilometer dari pembangkit listrik tenga nuklir (PLTN) itu. Hasilnya, populasi burung yang ada turun drastis di area yang terkontaminasi itu.
Bencana Chernobyl sendiri diketahui mempengaruhi 14 spesies burung. Dalam hal keparahan, Jepang ternyata jauh lebih parah mempengaruhi populasi burung ini dibanding PLTN Chernobyl yang meledak pada 1986 itu.
“Burung-burung ini terpapar radiasi yang sangat intens di mana sebelumnya burung-burung ini tak pernah mengalaminya,” kata ahli biologi Timothy Mousseau dari University of South Carolina seperti dikutip UPI.
Menurutnya, banyaknya kemiripan Chernobyl dan Fukushima memberi pandangan baru mengenai efek generasi pertama pada paparan radiasi pada hewan. [vin]