Kamis, 17 Mei 2012 | 10:55 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Pencarian Google Diawasi Pemerintah?
Headline
itwire.com
Oleh: Billy A Banggawan
Teknologi - Senin, 7 November 2011 | 10:31 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta – Ibarat dewa, Google bisa menjadi dewa yang mampu menjawab segala pertanyaan yang diajukan orang. Namun apakah pemerintah mengawasi pertanyaan-pertanyaan kita?

Pemerintah tak pernah mengetahui saat Anda mengetik ‘apa saya memiliki mata merah muda’ pada bar pencarian Google atau saat mengetik rasa penasaran Anda dan menulis ‘apa rasanya membunuh seseorang’.

Namun, jika rasa ingin tahu seseorang ini membuatnya mengubah apa yang hanya ada dalam pikirannya menjadi tindakan nyata badan penegak hukum dari pemerintah akan meminta akses pada informasi akun Google pengguna itu.

Hal tersebut dilakukan pemerintah untuk mencari petunjuk aktivitas kriminal apa yang bisa ditemukan dalam email dan aktivitas pencarian pengguna yang dicugai ini. Menurut Laporan Transparansi Google terbaru pada 25 Oktober lalu, badan-badan penegak hukum dalam pemerintahan Amerika Serikat (AS) sudah melakukannya.

Badan-badan hukum ini meminta data pengguna dari 11.057 akun Google selama semester pertama 2011. Menanggapi permintaan tersebut. Google memenuhi 93% permintaan yang telah diajukan. Dengan demikian, pemerintah jelas ‘mengetahui’ apa yang dicari beberapa ribu tersangka kriminal di mesin pencari tersebut, setidaknya hingga saat data tersebut diminta.

“Jumlah permintaan yang kami terima untuk mendapat informasi akun pengguna sebagai bagian dari investigasi kriminal telah meningkat dari tahun ke tahun. Peningkatan ini tak mengherankan karena tiap tahun kami menawarkan lebih banyak produk dan jasa serta jumlah pengguna yang terus bertambah banyak,” kata Google dalam laporannya.

Pada 2009, saat kekhawatiran mengenai data pengguna Google yang tersedia bebas untuk pemerintah sesuai permintaan muncul, mantan CEO Google Eric Schmidt mengatakan, “Jika Anda punya sesuatu yang tak ingin diketahui siapa pun, Anda tak seharusnya melakukannya”.

Jika Anda benar-benar membutuhkan privasi semacam itu, kenyataannya adalah, mesin pencari, termasuk Google, memang menyimpan informasi ini untuk beberapa waktu dan hal ini sangat penting, lanjutnya.

“Penyimpanan data tersebut dilakukan guna semua subyek harus tunduk pada UU Patriot di Amerika Serikat dan sangat mungkin membuat semua informasi yang ada tersedia untuk pihak berwenang,” tutupnya. [mdr]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.