Kamis, 21 Agustus 2014 | 07:21 WIB
Follow Us: Facebook twitter
NASA Sembunyikan Fakta Kiamat 2012
Headline
NASA
Oleh: Donny Andhika
Teknologi - Rabu, 11 November 2009 | 07:07 WIB
Berita Terkait
INILAH.COM, Jakarta- Perdebatan tentang kebenaran kiamat 2012 terus berlanjut. Beberapa website menuduh badan antariksa AS NASA menutupi kebenaran akan kehancuran bumi itu.

Sebaliknya NASA dengan keras menentang kampanye kiamat akan terjadi pada 2012 yang ramai dibicarakan di internet. NASA mengecam tuduhan ini dengan menyebutnya sebagai bualan internet.

Tidak ada fakta yang mendasari dari klaim itu, NASA mengatakan dalam sebuah posting di situs resminya.

Jika tabrakan benar akan terjadi, astronom pasti telah mengikutinya sejak satu dekade terakhir, dan hal itu sudah terlihat sekarang, tambah NASA.

Ilmuwan yang kredibel di seluruh dunia tahu, bahwa tidak ada ancaman yang terkait dengan 2012, NASA bersikeras.

Lagi pula planet kita baik-baik saja selama 4 miliar tahun belakangan.

Pada awalnya, teori kiamat yang beredar mengatakan tebrakan akan terjadi pada bulan Mei 2003. Namun tidak ada yang terjadi hingga tanggal tersebut mundur ke musim dingin 2012 yang bertepatan dengan akhir siklus kalender Maya kuno.

NASA bersikukuh bahwa kalender maya tidak akan berakhir tahun 2012, dan mengatakan tidak akan ada garis khtulistiwa sejajar dalam beberapa dekade ke depan.

Meskipun ada ramalan mengenai seluruh planet yang berada dalam satu garis sejajar, namun efek hal itu tidak penting, NASA mengatakan.

Suku Maya modern di Guatemala dan Mexico juga telah bergegas untuk menepis ramalan tersebut.

Mereka melihat perkembangan kiamat 2012 sebagai campuran dari kebingungan, kesal dan marah pada apa yang dianggap sebagai distorsi Barat yang mengganggu tradisi dan keyakinan mereka.

Tidak ada konsep kiamat dalam budaya suku Maya, Jesus Gomez, ketua dari konfederasi pendeta dan pempimbing spiritual suku maya di Guatemala, seperti dilansir dari The Sunday Telegraph.

Cirilo Perez, penasihat Presiden Guatemala, Alvaro Colom dan seorang ahli nujum terkemuka mengecam terjadinya eksploitasi komersial budaya Maya oleh pihak luar.

"Ini semua menjadi bisnis, tanpa ada keinginan untuk mengerti," katanya. "Ketika orang asing, atau bahkan saat beberapa orang Guatemala melihat, mereka berpikir lihatlah suku Maya, betapa baiknya, betapa cantiknya. Namun mereka tidak mengerti kita."[ito]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
3 Komentar
dani
Minggu, 12 Juni 2011 | 14:11 WIB
jangan percaya 2012 tambah iman saja
salsabila
Minggu, 15 November 2009 | 11:43 WIB
ap asli tuch gambarnya?? atau animasi komputer doank???
DINA
Rabu, 11 November 2009 | 11:42 WIB
MENURUT SAYA DUNIA
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER