Kamis, 21 Agustus 2014 | 21:02 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Harga TV LCD Cenderung Turun
Headline
Istimewa
Oleh: Budi Winoto
Teknologi - Selasa, 25 Agustus 2009 | 11:57 WIB
Berita Terkait
INILAH.COM, Jakarta Ramadhan dan menjelang Lebaran diperkirakan akan terjadi kenaikan penjualan elektronik. Termasuk TV LCD akan terjadi kenaikan apalagi harga perangkat hiburan premium ini di pasaran cenderung turun.
Produsen elektronik Korea, LG memperkirakan selama Ramadhan dan Lebaran akan terjadi lonjakan penjualan hingga 30%. Direktur Penjualan LG Electronic Indonesia Budi Setiawan mengatakan lonjakan penjualan itu terutama terjadi pada produk elektronik kebutuhan rumah tangga.
Produk-produk seperti lemari es, AC dan TV akan naik, katanya di Jakarta, kemarin. Ia mengatakan penjualan TV termasuk TV LCD juga akan terjadi kenaikan. Ia menyebut harga TV LCD beberapa bulan terakhir cenderung turun. Ke depan trend penurunan harga LCD TV akan terus terjadi.
Namun untuk TV LCD model baru dengan Full HD harganya masih bertahan. Hal itu disebabkan produsen kekurangan pasokan panel TV LCD. Penyebab utamanya terjadi shortage (kelangkaan pasokan). Produsen tidak memperkirakan akan ada permintaan LCD TV full HD yang sangat besar sehingga terjadi shortage, jelasnya.
Selain LG, Panasonic juga getol memasarkan TV flat dengan menawarkan harga lebih terjangkau. Wakil Presdir Panasonic Gobel Indonesia, Rinaldi Sjarif mengatakan selama ini konsumen yang masuk ke toko elektronik sering mengeluh harga yang tinggi. Mulai tahun ini, Panasonic menyediakan produk dengan harga lebih bersaing dengan memperkuat rantai pasokan dari Malaysia, Singapura, dan Jepang.
Panasonic menawarkan TV LCD seri terbaru ukuran 19 inci sampai 65 inci dengan harga mulai dari Rp 3,9 juta hingga Rp 99,9 juta per unit, khususnya di kota besar di Jakarta, Surabaya, dan Medan.
Rinaldi mengatakan strategi memberikan harga lebih bersaing dengan variasi produk lebih banyak itu untuk meningkatkan penguasaan pasar flat display panel (FDP) di Indonesia.
Permintaan FDP tahun ini masih akan tumbuh di Indonesia sekitar 41,48% menjadi 514.000 unit. Bahkan pasar FDP akan tumbuh sebesar 35% tahun depan atau menjadi sekitar 690 ribu unit. Kondisi itu menjadi peluang besar bagi kami untuk meningkatkan penguasaan pasar FDP di Indonesia, timpalnya.
Panasonic menargetkan dalam satu tahun ke depan bisa menjadi tiga besar di pasar FDP. Saat ini para produsen elektronik asal Korea Selatan seperti LG dan Samsung menjadi pemain utama terutama di TV LCD.
Lalu apakah selama Ramadhan dan menjelang Lebaran harga elektronik akan turun? Budi Setiawan mengatakan harga elektronik stabil tidak naik juga tidak turun. Sementara tendensi penguatan rupiah tidak akan mendorong harga elektronik menjadi turun.
Harga masih stabil, dolar cenderung turun tapi berbagai harga komponen juga mulai naik. Seperti harga flat panel LCD itu justru naik, jelasnya.
Selain itu perusahaan elektronik juga sedang berusaha memperbesar distribusinya agar produk tersedia di pasar. Karena dua minggu menjelang Lebaran kendaraan besar sudah tidak bisa melalui jalur utama mudik. [E1]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER