Kamis, 24 Juli 2014 | 21:39 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Kantor RIM-BlackBerry Diinspeksi
Headline
Istimewa
Oleh:
Teknologi - Kamis, 20 Agustus 2009 | 10:28 WIB
Berita Terkait
INILAH.COM, Jakarta- Departemen Komunikasi dan Informatika (Depkominfo) dan Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) melakukan inspeksi dan facts finding ke RIM-Authorized Repair Facility layanan purna jual BlackBerry di Indonesia yang beralamat di Jakarta.

"Sekitar 2 jam kami telah memenuhi undangan dari pihak RIM (Research In Motion) dari Kanada yang telah disampaikan via email pada tanggal 15 Agustus 2009 untuk mengunjungi RIM-Authorized Repair Facility untuk layanan purna jual BlackBerry di Indonesia, di Jakarta," kata Kepala Pusat Informasi dan Humas Departemen Kominfo, Gatot S Dewa Broto, di Jakarta.

Ia mengatakan, kunjungan yang sesungguhnya merupakan inspeksi dan facts finding itu dilakukan oleh suatu tim khusus yang melibatkan beberapa pejabat Departemen Kominfo dan BRTI.

Hal itu dilakukan untuk menyaksikan secara langsung dan konkret tentang perkembangan RIM dalam mempersiapkan pendirian pusat layanan purna jual sebagaimana yang selama ini telah disampaikan perencanaan dan perkembangannya secara tertulis berturut-turut tertanggal 11 Juli 2009, 31 Juli 2009, dan 15 Agustus 2009 kepada Dirjen Postel Basuki Yusuf Iskandar.

"Dan komitmen tersebut diulanginya kembali pada saat pertemuan antara Dirjen Postel beserta beberapa pejabat terkait dengan pihak Management RIM yang didampingi oleh Kedutaan Kanada di Indonesia pada tanggal 14 Juli 2009, dimana RIM sudah berjanji untuk membuka operasional layanan purna jualnya pada tanggal 21 Agustus 2009," katanya.

Gatot menegaskan, dalam peninjauan ke kantor RIM-Authorized Repair Facility itu, pihak Departemen Kominfo dan BRTI berusaha bersikap sekritis dan sekomprehensif mungkin dalam melakukan pengamatan dan penyampaian pertanyaan ataupun komentar terhadap presentasi RIM.

Tim khusus Departemen Kominfo dan BRTI sempat memperoleh kesempatan untuk meninjau seluruh fasilitas yang tersedia di tengah-tengah tenaga SDM RIM yang sedang menangani beberapa kasus kerusakan BlackBerry.

"Hanya saja kepada RIM, telah diinformasikan oleh tim khusus Departemen Kominfo dan BRTI ini, bahwa hasil inspeksi ini masih harus dievaluasi internal BRTI," kata Gatot.

Ia menambahkan, hasil evaluasi kemudian akan dibahas bersama oleh rapat pleno BRTI dalam waktu sesegera mungkin sambil menunggu laporan tertulis dari seluruh materi yang dipresentasikan oleh RIM beserta seluruh foto dokumentasinya.

"Hal itu akan dijadikan bahan pertimbangan apakah Ditjen Poste/BRTI pada akhirnya akan menyetujui atau menolak atau mungkin menyetujui tetapi dengan beberapa catatan perbaikan yang masih harus wajib dilakukan oleh RIM untuk RIM-Authorized Repair Facility di Indonesia," kata Gatot.[*/ito]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER